Remain Promising Ahead (AISA) – BUY (Upgrade)

0
529
Gambar: Sany Bore Pile

Remain Promising Ahead (AISA) – BUY (Upgrade)
Price: Rp1,960- Target Price: Rp2,440 

Remain Promising Ahead

Meskipun secara QoQ laba bersih AISA turun 33% pada 3Q16 ini, akan tetapi secara YoY, laba bersih masih tercatat naik 35% pada 9M16 ini. Hal tersebut kami lihat dikarenakan oleh pergeseran momen Lebaran, sehingga menyebabkan kuartal ketiga tahun ini menjadi ‘low base’, yang terlihat dari penjualan yang turun 26%QoQ. Namun demikian, dengan optimisme positifnya outlook tahun depan, kami merekomendasikan BUY untuk AISA (TP Rp2,440/lembar saham , 17E’PE: 15.0x).

Laba bersih menurun secara QoQ, namun tetap naik YoY. AISA mencatatkan penurunan laba bersih sebesar 33%QoQ (2Q16: Rp133 miliar), namun naik 35%YoY (9M16: Rp345 miliar vs 9M15: Rp255 miliar), inline dengan estimasi kami dan konsensus (lihat tabel). Penurunan laba bersih secara QoQ kami lihat terpengaruh oleh penjualan yang turun 26%QoQ (Rp1.4 triliun untuk 3Q16 vs Rp1.9 triliun pada 2Q16) , yang terdorong oleh pergeseran momentum Lebaran. Meskipun secara QoQ menurun, namun penjualan dan laba bersih pada 3Q16 lebih baik daripada 3Q15 (lihat tabel), yang turut didukung oleh perbaikan pada sisi daya beli, Kami berpendapat peluang AISA untuk mencetak pertumbuhan yang solid pada level topline masih terbuka, mengingat keadaan ekonomi dan daya beli masyarakat diekspektasikan lebih stabil lagi pada tahun depan.

Marjin secara keseluruhan menguat. Margin wise, AISA mencatatkan peningkatan pada marjin laba kotor sebesar 490bps YoY pada 9M16. Peningkatan marjin tersebut lebih dikarenakan oleh penurunan cost of sales dari 79.7% menjadi 74.8%. Hal tersebut turut mendongkrak marjin laba bersih, sehingga tercatat naik 130bps YoY pada 9M16 ini.

Masih optimis untuk kinerja 2017. Kami mempertahankan pandangan positif akan kinerja AISA pada tahun depan, seiring dengan: 1). Ekspansi yang berjalan sesuai dengan rencana (pembangunan pabrik beras di Semarang), 2). Konsistensi strategi dan keseriusan pihak manajemen untuk membangun promosi merek beras andalannya, “Maknyuss”, melalui usaha kemitraan, 3). Berkurangnya beban bunga pasca divestasi bisnis perkebunan (GOLL). 4). Fokus pada segmen beras, terutama pada beras kemasan yang memiliki marjin lebih tinggi daripada beras curah, sehingga AISA masih mampu untuk meningkatkan performa marjin ke depannya.

Valuasi dan Rekomendasi. All in all, kami masih mempertahankan pandangan positif untuk AISA (BUY dengan TP Rp2,440).

Marlene Tanumihardja
Research Analyst
Samuel Sekuritas

Facebook Comments