Kasus Ahok – Dugaan Penistaan Agama & Dampaknya

0
4299
Ahok saat berpidato di Kepulauan Seribu

Berikut adalah berita seputar kasus Ahok atas tuduhan penistaan agama

Hari ini akan diumumkan hasil gelar perkara kasus Ahok

Apakah Ahok akan dinyatakan bersalah dan menjadi tersangka?
Ataukah Ahok dinyatakan bebas tidak bersalah?
Ya kita tunggu saja …

Kronologi Kasus Ahok, dari Pulau Pramuka hingga Gelar Perkara

Kasus tuduhan penistaan agama yang dilakukan oleh Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dalam Pidato Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang menyebut ‘dibohongi pakai Surat Al Maidah ayat 51’ saat berdialog dengan warga di Kepulauan Seribu, (27/9) lalu menuai polemik yang membuat gempar bangsa khususnya kaum muslim di Indonesia. Ahok dilaporkan ke polisi atas dugaan penistaan agama.

Pertama kali, Ahok dilaporkan kelompok pengacara yang menamakan diri Advokat Cinta Tanah Air (ACTA) pada 6 Oktober 2016 dengan tuduhan menistakan agama. Kemudian sejumlah elemen masyarakat melaporkan ke Bareskrim menyusul kemudian. Berdasarkan catatan Kepolisian, ada 14 laporan dan satu surat pengaduan yang diterima Bareskrim terkait dugaan penistaan agama oleh Ahok tentang Al Maidah 51.

Hari ini Bareskrim Polri akan mengumumkan nasib calon gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dalam perkara dugaan penistaan agama tersebut.

Berdasarkan catatan Kepolisian, ada 14 laporan dan satu surat pengaduan yang diterima Bareskrim terkait dugaan penistaan agama oleh Ahok tentang Al Maidah 51.

Baca:
Nasib Ahok Ditentukan Besok
Polri Janji Profesional Terkait Kasus Ahok
Jokowi Bertemu Prabowo di Hambalang
FPI Sebut Gelar Perkara Ahok Hanya Rekayasa

Menanggapi laporan itu, pada 10 Oktober 2016, Ahok menyampaikan permintaan maaf kepada umat Islam terkait ucapannya yang dianggap melecehkan Al Quran. Dia menegaskan tidak bermaksud menghina agama Islam. “Saya sampaikan kepada semua umat Islam atau kepada yang merasa tersinggung, saya sampaikan mohon maaf,” kata Ahok di Balai Kota.

Sehari setelah permintaan Ahok, Majelis Ulama Indonesia mengeluarkan fatwa bahwa Ahok secara nyata telah menista agama melalui pernyataannya menyitir terjemahan Surat Al Maidah Ayat 51. Menurut MUI Ahok telah menghina Al-Quran dan ulama. MUI juga merekomendasikan pemerintah untuk menindak tegas pelaku penodaan agama sekaligus meminta Kepolisian proaktif dalam penegakan hukum secara tegas, cepat, profesional, serta memperhatikan rasa keadilan masyarakat.

Menyikapi fatwa itu, pada 14 Oktober 2016, ribuan massa Front Pembela Islam (FPI) menggeruduk kantor sementara Bareskrim di Kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan di Jalan Ridwan Rais, Jakarta Pusat dan Balai Kota DKI Jakarta, tempat Ahok berkantor. Mereka lantang menuntut polisi untuk segera menangkap. “Kami minta polisi menangkap Ahok, kalau tidak kami bunuh,” seru imam besar FPI Habib Rizieq.

Beberapa hari setelah demo 14 Oktober, berhembus kabar ratusan ribu umat Islam yang digawangi Gerakan Nasional Pengawal Fatwa MUI bakal menggelar aksi lanjutan pada 4 November, jika polisi belum juga memanggil Ahok untuk dimintai keterangan dalam kasus Al Maidah 51.

Senin, 31 Oktober 2016, Presiden Joko Widodo menemui Prabowo Subianto di kediamannya di Bukit Hambalang, Bogor Jawa Barat. Santer terdengar, pertemuan Jokowi dengan Prabowo untuk membahas rencana demo besar-besaran umat Islam 4 November. Meski, baik Jokowi maupun Prabowo, menepis tema itu dibicarakan secara khusus.

Keesokan harinya, Presiden mengundang perwakilan MUI, Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah ke Istana Negara. Presiden menyatakan telah memerintahkan Kepolisian untuk segera memproses hukum Ahok.

Jumat 4 November 2016, demo “Bela Islam” jilid II terjadi. Jakarta berubah jadi lautan manusia. Ratusan ribu umat Islam dari berbagai daerah tumpah ruah, menuntut polisi secepatnya menindaklanjuti laporan dugaan penistaan agama Ahok.

Setelah aksi 4 November Presiden Jokowi getol bersafari politik ke sejumlah ormas Islam. Menemui pengurus NU pada 7 November, menyambangi kantor PP Muhammadiyah pada hari berikutnya. Kepada ormas-ormas ini, Jokowi menegaskan tidak akan melindungi Ahok.

Jokowi memastikan polisi akan segera memproses hukum Ahok. Menyikapi perintah Presiden, Kapolri menyatakan akan melakukan gelar perkara kasus Ahok secara terbuka yang digelar hari ini. Setelah 10 jam melakukan gelar perkara, polisi memastikan akan mengumumkan apakah kasus Ahok masuk kategori atau tidak. rimanews.com

Apakah Ahok akan menjadi tersangka, kita tunggu saja!

Pro dan kontra terhadap kasus Ahok …

Basuki Tjahaya Purnama (Ahok)
Basuki Tjahaya Purnama (Ahok)

Kabareskrim: Kalau Kasus Ahok Tak Berlanjut, Tidak Bisa Dilaporkan Lagi

Ini Proses yang Dilakukan dalam Gelar Perkara Kasus Ahok

Ulama Mesir Mendadak Tinggalkan Indonesia, Batal Jadi Saksi Kasus Ahok

Jika Ahok Tak Ditangkap, HMI Kerahkan Massa 25 November

Kapolri Beri Kewenangan Penuh pada Bareskrim Soal Putusan Kasus Ahok

Kasus Ahok, Hasil Penyelidikan Diumumkan Rabu Pukul 10.00

Presiden Joko Widodo didampingi para pembantu presiden di Istana Merdeka, Jakarta, Sabtu (5/11/2016) dini hari menyampaikan tanggapan terkait unjuk rasa 4 November 2016
Presiden Joko Widodo didampingi para pembantu presiden di Istana Merdeka, Jakarta, Sabtu (5/11/2016) dini hari menyampaikan tanggapan terkait unjuk rasa 4 November 2016

Jika Diputuskan Bersalah, Ahok Justru Bersyukur

Mahasiswa Kelompok Cipayung: Kasus Ahok Bukan Persoalan Agama

Mantan Pimpinan KPK Jadi Saksi Ahli Kasus Ahok  

Dua Ramalan Haji Lulung tentang Ahok Terbukti, Ini yang Ketiga

FPI Prediksi Ahok Lolos dari Jerat Hukum

Fadli Zon dan Fahri saat demo 4 November (Foto: Agung Pambudhy)
Fadli Zon dan Fahri saat demo 4 November (Foto: Agung Pambudhy)

Dampak Kasus Ahok & Pilkada DKI

Dampak Kasus Ahok, Yusril: Bisa Mengarah ke Presiden

Kasus Ahok Catatan Buruk Penegakan Hukum Di Rezim Jokowi

Pelaporan Ahok atas tuduhan menghina agama dan pemilih

Apa Dampak Aksi 4 November 2016 dan Pengaruhnya atas Suara Ahok-Djarot?

Elektabilitas Ahok – Djarot merosot tajam

Survei LSI, Tim Sukses Agus-Sylvi Merasa di Atas Angin

Waduh! Pengamat Sebut Kasus Ahok Jadi Catatan Buruk Penegakan Hukum Era Presiden Jokowi

 

Kasus Ahok dan Dampaknya: dari berbagai sumber
editor: lea

Facebook Comments