Sarasehan DKBL “Sumbang Pikir Untuk Lumajang” 2017 di Malang

0
326
Dari kiri Bapak Dwi guru kita, Prakarsa, Ketua Forkom

dkbl-malang-1

Sebagai tindak lanjut Rapar Konsolidasi Pertama (Pleno) pada Hari Minggu Tanggal 10 Januari 2016 di Markas Cepa BGC Gedung Nita Graha lantai II jl. Dewi Sartika 327 D Cawang Jakarta Timur, setelah akte pendirian dan AD ART DKBL dilanjutkan ketetapan oleh Kementrian Hukum  dan HAM pada tanggal 27 Juli 2016 telah membahas hal-hal sebagai berikut :

  1. Silaturahhmi Pengurus dan Anggota secara terus menerus dilakukan dalam bentuk halal bi halal sementara setiap tahun ditempat yang berpindah-pindah
  2. Menyusun program mercusuar sebagai penyemangat organisasi
  3. Ketua Umum membentuk Forkom DKBL pengurus pusat dan wilayah yang diketuai oleh Drs. HM. Bambang Herry Eriyono, M,Si (Anggota Dewan Pembina) agar segera menindak lanjuti program dimaksud

Merujuk kepada hal tersebut maka pada Hari Sabtu, 07 Oktober 2017 telah diselenggarakan Sarasehan “Sumbang Pikir untuk Lumajang” yang subtansinya adalah rapat Forkom yang dihadiri oleh 23  Orang (sebagaimana terlampir ) dari target undangan 20 orang, sehingga dapat di ukur dari tingkat kehadiran yang over target, atensi dan semangat anggota DKBL cukup tinggi untuk diajak berfikir kearah kemajuan Kabupaten Lumajang , terbukti banyak saran dan pendapat masukan untuk program kedepan baik jangka pendek, menengah, dan panjang (terlampir), yang tentunya Forkom bertujuan agar hasil sarasehan yang sudah ditabulasikan dalam bentuk Program dapat ditindaklanjuti oleh pengurus DKBL dalam bentuk action plan dilapangan serta dikomunikasikan dengan berbagai pihak (Investor, Pemda, BUMN dan sebagainya) yang dikerjasamakan, karena Rakyat lumajang sudah menunggu Dharma Bhakti apa yang diberikan, selamat berjuang, semoga ALLAH SWT meridloi, amin . . .

Malang, 07 Oktober 2017
Bertempat di Ocean Garden Resto
Jl. Trunojoyo No. 03 Malang

Notulen 
Sarasehan dkbl “sumbang pikir untuk lumajang”
Malang, 07 oktober 2017
Bertempat di Ocean Garden resto
Jl. Trunojoyo 3 malang 

I. Sambutan Prakarsa oleh Drs. Bambang Herry Eriyono, M.Si

  • Ucapan selamat datang dan terimaksih kepada hadirin
  • Menggagas sumbang pikir pengurus dan anggota DKBL dalam rangka sumbangsih untuk kemajuan Kabupaten Lumajang

II. Sambutan Ketua Umum oleh Ir. Abdullah Shodiq, Mh

  • Walaupun semula sarasehan ini ditunda, tetapi tetap kita laksanakan dengan pertimbangan untuk memberi semangat dan motivasi kita didalam berorganisasi
  • Arah Sarasehan pada hari ini bersifat “blonjo informasi”, Sebagai Bahan Rencana Program dkbl

III. Pengantar Moderator oleh Drs. Abdul Kahar, M.Si

  • Fungsi Dkbl adalah pemikir dan perencana kaya akan pemikiran serta SDM yang maksimal, untuk memajukan Kabupaten Lumajang
  • Contohnya pembangunan fisik dibidang pariwisata, seperti :
  1. Kecamatan Candipuro terdapat hutan bambu di Desa Sumber Mujur sangat berpotensi tetapi infrastruktur belum terpenuhi secara maksimal
  2. Penyempurnaan Rencana Tata Ruang Wilayah
  3. Membangun jembatan didesa Sentul untuk peningkatan perekonomian dan pariwisata jalan dari Kecamatan Pronojiwo menuju Selokambang

IV. Saran dan Pendapat :

  1. Bapak Nunung Lumajang
  • Menjadikan dkbl tidak hanya sekedar menjadi Ormas
  • Membantu pemikiran peningkatan PAD Kab. Lumajang
  • Membantu meningkatkan sdm Pemkab Lumajang
  1. Ibu Mimik Lestari Surabaya (Konsultan Budaya / Pengurus dkbl Pusat Bidang Kebudayan dan Sejarah)
  • Respon Pemkab kurang dalam menyikapi permintaan pelaku budaya
  • Belum ada profil budaya Lumajang seperti konsep Budaya dalam bentuk sarasehan dan seni, yang dipresentasikan oleh Disparda
  • Pernah menghubungi Pejabat Disparda Sdr. Deni dan Indri ternyata hal tersebut dijadikan komoditas politik, sehingga bagaimana expert/keahliannya di Bidang Pariwisata misalnya event tahunan dan sebagainya
  1. Bapak Arief Hidayat Lumajang
  • Melanjutkan kerjasama dengan Perhutani Lumajang
  • Perhutani Lumajang bersedia bekerja sama dibidang mix farming (perkebunan, pertanian, perikanan, dan peternakan)
  • Ada program kementerian LHK (Lingkungan Hidup dan Kehutanan) dengan investor, ternyata Kabupaten Lumajang yang belum melakukan kerjasama
  • Lumajang kaya dengan SDA tetapi tidak maksimal pengelolaannya
  • Masih sering terjadi konflik antara pihak Perhutani dengan Masyarakat didalam hal pengelolaan lahan hutan
  • Program mix farming akan melibatkan semua sektor dengan sistem bagi hasil 70 %, perlu dibentuk koperasi sebagai wadah untuk menjembatani petani hutan dan investor
  • Setiap pohon didaftarkan ke DKBL untuk mendapatkan sertifikat sehingga jelas kepemilikannya

4. Bapak Amang Rofi’i Surabaya

  • DKBL semula sebagai organisasi Silaturrahmi/Paguyuban, namun sekarang menjadi Ormas (Organisasi Masyarakat), sehingga dulunya tidak berprogram, sekarang dituntu untuk visi dan misi
  • Oleh karenanya diperlukan goodwill dari seorang Kepala Daerah yang kosisten dan komitmen didalam menghadapi Ormas
  • Setinggi-tingginya program Ormas, jika tidak ada komitmen dari Kepala Daerah menjadi nonsense
  • Berharap DKBL menjadi dikenal dan terkenal dan Siapa saja boleh menjadi anggota DKBL
  • Info lahan 400 ha bisa ditangani dengan jangka pendek, kerjasama dengan perhutani untuk ditanami seputar gunung sawo agar tidak gundul
  1. Bapak Heri Didik Sugianto (Herdis) Malang
  • Potensi lumajang itu sangat banyak sekali teutama seni jaran kencak perlu di kembangkan, potensi asli lumajang yang tidak ada di daerah lain
  • Membangun Monumen/patung pahlawan asli lumajang
  1. Bapak Sumanang Malang
  • Jembatan sentul dilumajang lebih ditingkatkan agar komunikasi dan arus perekonomian meningkat
  1. Bapak Hasim Malang
  • Terjadi pendangkalan di Ranu Pane di Kecamatan Senduro
  • Penanganan masyarakat di sekitar Ranu Pane kurang maksimal
  • Penanaman jati di gunung sawur, dengan invest 1 pemilik pohon menanam 3 pohon agar bisa dibuat untuk menanggulangi bencana alam
  1. Bapak Hariono (Bagong)
  • Tumpak sewu kabupaten lumajang sudah menjadi pariwisata internasional
  • Apakah tidak bisa merangkul travel untuk menawarkan salah satu obyek wisata dikabupaten lumajang Pisang menjadi ikon lumajang,
  • Pariwisata didukung oleh infrastruktur

V. TANGGAPAN NARA SUMBER

  1. Ketua Umum, Ir. Abdullah Sodiq, MH
  • Investor berkeinginan terjun politik
  • Halal bi halal tahun 2018 diputuskan bertempat di Malang tidak di Lumajang karena bersamaan dengan Pilkada
  • Lumajang sudah menjadi ikon jaran kencak
  • Harus ada program, jangka pendek dan jangka panjang pembangunan
  • Untuk info lahan 400 ha di seputaran gunung sawur bisa ditanami jangan hanya tanaman jati tapi juga tanaman obat agar semua orang bisa menikmati hasilnya, bagi hasil dengan investor 70 %, penanaman 15 % dan perhutani 15%
  • DKBL sudah membentuk Koperasi yang diberi nama Koperasi Mahameru DKBL
  • DKBL ini murni Ormas dan tidak berpolitik
  1. Bapak Ir. Djarot
  • Konsep pemecah gelombang break water di Pantai Dampar Kecamatan Pasirian dan membuat pelabuhan nasional sekaligus integrasi dengan stasiun kereta api perlu dihidupkan lagi
  1. Bapak Abdul Kahar
  • Pembangunan patung sudah pernah direncanakan tapi belum teralisasi
  • Di Desa Sentul Kecamatan Candi Puro Sementara sudah ada jembatan untuk roda dua dan perlu peningkatan pembangunan jembatan agar bisa dilalui oleh roda empat
  • Ranu Pane menjadi tanggungan Dinas Lingkungan Hidup
  1. Bapak Bambang Herry Eriyono
  • Investor datang ke Kabupaten Lumajang tapi belum ditanggapi oleh Pemerintah Daerah maka, melalui Bapak Abdul kahar agar menjembatani investor yang akan terjun ke Kabupaten Lumajang

dkbl-malang-2

dkbl-malang-3

Gallery DKBL – Sarasehan Malang 2017

dkbl-malang-6-pict
Sarasehan DKBL

dkbl-malang-7-pict

dkbl-malang-8-pict
Mbak Mimik, Nafa
dkbl-malang-9-pict
Lobi-lobi Ketua Umum dan Pak Dwi

Matursuwun – Salam Lumajang

Facebook Comments