Siapakah Presiden & Wapres RI 2019 – 2024? (Perkembangan Terkini)

0
3210
Eqbal CEPA sedang mikirin, analisa & prediksi siapakah yang paling cocok menjadi Presiden RI 2019 -2024

Info perkembangan terkini bursa Capres RI 2019 – 2024 ada di alinea paling bawah artikel ini. Simak baik-baik jangan sampai ada yang kelewat untuk dibaca. Selamat membaca dan menganalisa … Prediksi Pilpres 2019

Siapakah Presiden & Wapres RI periode 2019 – 2024, pilihan anda ?

garuda-pancasila

Sebelum memprediksi siapa yang bakal menjadi Presiden RI 2019 – 2014, mari kita simak hasil Pileg dan Pilpres 2014 & pesan-pesan berikut ini:

Tulisan ini disarankan hanya dibaca oleh orang yang sudah mengerti hakekat Politik yang sebenarnya,

pesan sponsor dari cepagram:

Silahkan anda berpolitik, tapi berpolitiklah dengan Honesty, Integrity & Courtesy”

  • Ber-kejujuran
  • Berintegritas Tinggi
  • Saling Menghargai

Keputusan KPU menetapkan hasil perolehan suara Pemilu Legislatif 2014, Jumat (9/5/2014), di Gedung KPU, Jakarta Pusat.

Berikut hasil perolehan suara setiap partai:

  1. Partai Nasdem 8.402.812 (6,72 persen)
  2. Partai Kebangkitan Bangsa 11.298.957 (9,04 persen)
  3. Partai Keadilan Sejahtera 8.480.204 (6,79 persen)
  4. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan 23.681.471 (18,95 persen)
  5. Partai Golkar 18.432.312 (14,75 persen)
  6. Partai Gerindra 14.760.371 (11,81 persen)
  7. Partai Demokrat 12.728.913 (10,19 persen)
  8. Partai Amanat Nasional 9.481.621 (7,59 persen)
  9. Partai Persatuan Pembangunan 8.157.488 (6,53 persen)
  10. Partai Hanura 6.579.498 (5,26 persen)
  11. Partai Bulan Bintang 1.825.750 (1,46 persen)*
  12. Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia 1.143.094 (0,91 persen)*
  • Berikut parpol pemenang Pemilu 2014 tiap provinsi dan rincian suaranya:

1. Aceh: Gerindra (366.385 suara)
2. Sumatera Utara: Golkar (1.004.498 suara)
3. Sumatera Barat: Golkar (403.249 suara)
4. Riau: Golkar (544.986 suara)
5. Jambi: Golkar (288.724 suara)
6. Sumatera Selatan: PDIP (692.847 suara)
7. Bengkulu: NASDEM (130.759 suara)
8. Lampung: PDIP (711.346 suara)
9. Bangka Belitung: PDIP (137.085 suara)
10. Kepulauan Riau: PDIP (132.412 suara)
11. DKI Jakarta: PDIP (1.410.173 suara)
12. Jawa Barat: PDIP (4.159.411 suara)
13. Jawa Tengah: PDIP: (4.295.605 suara)
14. DI Yogyakarta: PDIP (570.531 suara)
15. Jawa Timur: PDIP (3.580.945 suara)
16. Banten: PDIP (989.329 suara)
17. Bali: PDIP (872.885 suara)
18. NTB: Golkar (333.282 suara)
19. NTT: PDIP (452.196 suara)
20. Kalimantan Barat: PDIP (817.770 suara)
21. Kalimantan Tengah: PDIP (350.701 suara)
22. Kalimantan Selatan: Golkar (486.314 suara)
23. Kalimantan Timur: Golkar (362.238 suara)
24. Sulawesi Utara: PDIP (449.675 suara)
25. Sulawesi Tengah: Golkar (274.610 suara)
26. Sulawesi Selatan: Golkar (884.841 suara)
27. Sulawesi Tenggara: PAN (271.231 suara)
28. Gorontalo: Golkar (310.790 suara)
29. Sulawesi Barat: Golkar (123.048 suara)
30. Maluku: PDIP (192.731 suara)
31. Maluku Utara: PDIP (122.504 suara)
32. Papua: DEMOKRAT (700.150 suara)
33. Papua Barat: DEMOKRAT (143.869 suara)

** PBB dan PKPI tidak lolos ke DPR karena perolehan suara kurang dari 3,50 persen
sumber: KPU & kompas

Pilpres 2014

  • Ir. H. Joko Widodo – Drs. H.M. Jusuf Kalla 70.997.833 suara (53,25%)
  • H. Prabowo Subianto – Ir. H.M. Hatta Rajasa 62.576.444 suara (46,85%)

Berikut adalah catatan media tentang prediksi Pilpres 2019 dari para elite politik dan tokoh nasioanal:

jokowi-2018

Jokowi dan Jusuf Kalla (Liputan6.com/Sangaji)
Jokowi dan Jusuf Kalla (Liputan6.com/Sangaji)
Pertemuan Jokowi dan Prabowo - topikterkini.com
Pertemuan Jokowi dan Prabowo – topikterkini.com

Gerindra: Berkorban Tahunan, Masa Prabowo Mau Jadi Calon Wapres

prabowo-suratkabarid
Prabowo Subianto
sby-demokrat
Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)
sby-mega-prabowo
SBY – Megawati – Prabowo

9 Sosok Calon Pendamping Jokowi Dalam Pilpres 2019

  • Budi Gunawan (BG)
  • Tito Karnavian (TK)
  • Gatot Nurmantyo (GN)
  • Puan Maharani (PM)
  • Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)
  • Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)
  • Sri Mulyani (SM)
  • Rini Soemarno (RS)
  • Susi Pujiastuti (SP)
    tribunenews
Gatot Nurmantyo
Gatot Nurmantyo
puan-maharani
Puan Maharani
AGUS Yudhoyono
AGUS Yudhoyono

Indo Barometer: Jokowi-AHY 48,6 persen, Prabowo-Anies Baswedan 19,1 persen

anies-baswedan
Anies Baswedan

Survei Indo Barometer: Prabowo dan Anies penantang Jokowi di 2019

moeldoko-portrait
Moeldoko

Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) memastikan tidak akan maju lagi dalam pilpres 2019. JK memprediksi pada Pilpres 2019 akan ada 3 sampai 4 calon presiden.

“Kan PT (presidential treshold) kan 20 persen. Secara teori artinya setidak-tidaknya bisa empat (calon), bisa empat. Mungkin juga tiga, pengalaman yang lalu kan yang pertama 2004 empat calon, 2009 ada tiga calon,” kata JK di kantor Wapres, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (30/1/2018).
selengkapnya baca di sini: Prediksi JK Soal Pilpres 2019: Ada 4 Capres, Prabowo Maju detik

Fahri Hamzah: Saya Percaya Ada Capres Baru yang Menang di 2019

Jadi bukan Jokowi atau Prabowo?

“Ya pokoknya saya bilangnya gitu aja kan. Pokoknya dia fresh. Kalau nggak, nanti Indonesia layu. Indonesia memerlukan gelora, memerlukan tenaga, semangat. Kalau nggak, kita lemes ini,” ujarnya.

“Saya akan bersama gelombang yang baru. Yang segar dan fresh, yang akan menyelamatkan situasi Indonesia dari kebekuan. Saya mau yangfresh,” imbuhnya.

Untuk diketahui, PKS sudah menetapkan 9 kandidat capres yang akan diajukan dalam Pemilu 2019. Dari 9 daftar nama itu, Fahri mendukung eks Presiden PKS Anis Matta.

Berikut ini 9 nama capres dan cawapres PKS untuk Pilpres 2019:
1. Dr Ahmad Heryawan, Lc, MA
2. Dr M. Hidayat Nur Wahid
3. M. Anis Matta, Lc
4. Prof Dr Irwan Prayitno
5. M. Sohibul Iman, PhD
6. Habib Dr Salim Segaf Al Jufri
7. Ir Tifatul Sembiring
8. Drs Al Muzammil Yusuf, MS
9. Dr Mardani Ali Sera
detik-

Tapi lain halnya dengan ramalan Hendro Priyono, Ketua PKPI yang juga mantan Kepala BIN 2001 – 2004:

hendro-priyono

Ketika itu, banyak kalangan meragukan Jokowi bisa menang. Perkiraan Hendropriyono membuahkan kenyataan setelah Jokowi berhasil menjadi Gubernur DKI Jakarta 2012-2017.

Kemudian sekitar dua bulan sejak Jokowi menjadi Gubernur DKI, Hendropriyono menuliskan perkiraannya melalui sebuah artikel di harian Kompas berjudul “Presiden 2014: Muda Nonmiliter” yang dimuat pada 5 November 2012. Baca lengkapnya di sini: Menanti Sosok Presiden 2019 Ramalan AM Hendropriyono liputan6

Muncul Baliho Anis Matta Capres, Fahri: Itu Simbol Perlawanan Kader PKS

Prabowo Subianto Enggan Tanggapi Desakan untuk Maju di Pilpres 2019

Prediksi PAN Pilpres 2019, Belum Tentu Jokowi dan Prabowo Maju

jokowi-2

prabowo-dan-jokowi

prabowo-dan-sby

“Saya melihat pertemuan SBY dan Prabowo ini satu pembukaan yang akan memunculkan perkubuan politik yang hanya bisa diimbangi kombinasi Megawati dan Jokowi, puncaknya adalah 2019. Jika Jokowi terpilih kembali, tentu pemerintahan akan diteruskan. Jika Prabowo bisa mengalahkan, tentu yang di luar pemerintahan saat ini yang akan meneruskan,” kata founderLingkaran Survei Indonesia (LSI), Denny JA, kepada wartawan, Kamis (27/7/2017). …. selengkapnya baca di sini: Prediksi Pilpres 2019: Adu Kuat Kubu SBY-Prabowo vs Mega-Jokowi

Berikut ini tahapan lengkap pilkada serentak tahun depan:

1. Masa kampanye direncanakan mulai 13 Oktober 2018 sampai 13 April 2019
2. Verifikasi partai politik pada 1 Oktober 2017
3. Penetapan parpol peserta pemilu akan dilaksanakan pada 1 Maret 2018
4. Pengajuan bakal caleg DPR, DPD, dan DPRD pada Mei 2018
5. Pengajuan bakal calon presiden dan wapres pada Agustus 2018
6. Penetapan DCS DPR, DPD, dan DPRD pada Agustus 2018
7. Penetapan calon presiden dan wapres serta Daftar Calon Tetap (DCT) pada September 2018
8. Pelantikan DPRD kab/kota dan provinsi pada Agustus sampai September 2019
9. Pelantikan DPR dan DPD pada 1 Oktober 2019
10. Pelantikan presiden dan wapres pada 20 Oktober 2019
sumber: detik

Selamat berjuang dan bekerja para sobat2ku tersebut diatas, dipundak kalian semualah nasib dan bangsa ini kemana akan kau bawa … dan janganlah keblinger oleh pusaran politik yang tak jelas dan asal-asalan saja. Sekali lagi, mengulangi pesan diatas, jangan lupa pesan cepagram: “Berpolitiklah dengan cerdas, dengan semangat Honesty, Integrity & Courtesy”

Ini 14 Partai Politik Peserta Pemilu 2019

1. Partai Amanat Nasional
2. Partai Berkarya
3. PDI Perjuangan
4. Partai Demokrat
5. Partai Gerindra
6. Partai Gerakan Perubahan Indonesia
7. Partai Golkar
8. Partai Hanura
9. Partai Keadilan Sejahtera
10. Partai Kebangkitan Bangsa
11. Partai Nasional Demokrat
12. Partai Persatuan Indonesia
13. Partai Persatuan Pembangunan
14. Partai Solidaritas Indonesia (PSI)

sumber: kompas.com

Perkembangan Terkini:

Hasil Suvei Cyrus Network Menunjukan Masih Belum Ada Lawan Tangguh Jokowi Dalam Pilpres 2019

Jika Jokowi Vs Prabowo Lagi, Demokrat Akan Dukung Jokowi

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “Jika Jokowi Vs Prabowo Lagi, Demokrat Akan Dukung Jokowi”, https://nasional.kompas.com/read/2018/04/17/10243991/jika-jokowi-vs-prabowo-lagi-demokrat-akan-dukung-jokowi.
Penulis : Ihsanuddin
Editor : Inggried Dwi Wedhaswary

Jokowi Diusung PDIP Sebagai Calon Presiden, Begini Respons Calon Gubernur Bali

Dukung Gatot Nyapres, Kivlan: Uangnya Lebih Banyak dari Prabowo

Amien Rais Sebut PAN Tak Mungkin Dukung Jokowi di Pilpres 2019

PAN Jagokan Gatot, AHY, hingga Anies Diusung di Poros Baru Pilpres

Hasil Elektabilitas Kandidat Calon Presiden 2019

Survei yang dibuat lembaga poltracking, pada akhir januari hingga awal februari lalu, memberikan data bahwa persaingan memperebutkan kursi Presiden RI 2019-2024 masih kembali pada dua petarung lama.
Mereka adalah Joko Widodo yang akan menjadi petahana dan penantangnya pada 2014, Prabowo Subianto.
Hanya Prabowo, menurut survei Poltracking yang mempunyai kesempatan menantang joko widodo. Selengkapnya terkait survei dan jajak pendapat, simak video berikut. tribunnews.com

Seperti Ahok, PAN: Kemungkinan Besar Jokowi Kalah di Pilpres 2019

Secara hitungan sederhana dan pandangan kita orang awam politik, sepertinya hanya Jokowi yang punya peluang besar mejadi Presiden RI 2019 – 2024. Benarkah Pandangan ini ? Mari kita simak apa kata mereka-mereka orang2 yang dianggap pakar Politik Indonesia:

SMRC : Posisi Jokowi Aman untuk Pilpres 2019

Survei Poltracking: Jokowi Calon Presiden Terkuat Dalam Pemilu 2019, Tetapi Masih Belum Aman

Resmi Jadi Parpol Peserta Pemilu, PBB Pastikan Tak Merapat ke Jokowi

Jika Pilpres Hanya Diikuti Jokowi, Yusril Ihza : Kami Akan Memilih Kotak Kosong

Siap Nyapres, Berapa Elektabilitas Gatot Nurmantyo?

Perkembangan Lainnya:

Wakil Ketua DPR RI fraksi PKS, Fahri Hamzah memberikan komentarnya terkait isu pertimbangan pencalonan JK-AHY di Pilpres 2019.

Dikabarkan sebelumnya, Komandan Komando Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY mengungkapkan bahwa opsi pencalonan dirinya berpasangan dengan Jusuf Kalla pada Pilpres 2019 tengah dipertimbangkan oleh Partai Demokrat.

Opsi pencalonan JK-AHY muncul setelah wacana Partai Demokrat berupaya membangun Koalisi Kerakyatan.

“Kalau pertanyaannya apakah ini (opsi JK-AHY) akan dipertimbangkan? Pasti. Semua opsi akan dipertimbangkan dengan baik, dengan cermat,” ujar Agus saat ditemui di kantor AHY Foundation, Jakarta Selatan, Rabu (13/6/2018) dikutip dari Kompas.com.

Menanggapi hal tersebut, melalui akun Twitter @Fahrihamzah dirinya memberikan komentar.
sumber: tribunnews.com

Manuver Politik & Komentar Para Elit Politik:
teka-teki pencapresan dikubu lawan Jokowi.

Kabut Pencapresan Prabowo – detik.com
oleh: cuplikan dari  “Kabut Pencapresan Prabowo”. Kamis, 12 Juli 2018

Reporter: Ibad Durohman, Syailendra Hafiz Wiratama
Redaktur: Deden Gunawan
Editor: Irwan Nugroho
Desainer: Luthfy Syahban

” Jadi, selagi yang di sana masih bingung mencari calon presiden, buat kita saat ini mempersiapkan aspek-aspek pemenangan pemilu itu sendiri, ”

begitu kata Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Hasto Kristiyanto setelah membuka workshop kaderisasi di kantor DPP PDI Perjuangan, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Senin, 9 Juli 2018.

Kalimat yang disampaikan Hasto ini tentu tertuju pada Prabowo Subianto, calon lawan potensial Jokowi pada Pilpres 2019. Seperti diketahui, Jokowi, yang diusung PDI Perjuangan dan sejumlah parpol, sudah mengantongi nama calon pendamping alias cawapres dan akan diumumkan pada waktu yang tepat. “Pengumuman dilakukan pada momentum tepat, dan dalam cuaca yang cerah, secerah ketika matahari terbit dari timur. Jadi tunggu saja dan sabar,” ujar Megawati dalam pesan tertulis seperti disampaikan Hasto.

Sementara pencapresan Prabowo (dikubu sebelah)masih diselimuti kabut ketidakpastian, meskipun semua kader Gerindra dari Sabang sampai Merauke terus mendesak Prabowo untuk segera mendeklarasikan pencapresan.

Bahkan PKS konco dekat Gerindra memunculkan kemungkinan Anies Baswedan yang akan maju sebagai capres. Wacana Anies akan diusung ke Pilpres 2019 pertama kali muncul dari Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid, yang menyebut Anies bisa diduetkan dengan mantan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher).

Nama Anies kemudian disebut punya potensi untuk itu berdasarkan pengalaman di Pilkada DKI Jakarta, yang mampu mengalahkan calon petahana Gubernur Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), yang saat itu elektabilitasnya sangat tinggi.

Pengamat Politik Muhammad Qodari:

Di mata pengamat politik dari Indo Barometer, Muhammad Qodari, bisa-tidaknya Anies menjadi capres bergantung pada Jusuf Kalla (JK), politikus senior Partai Golkar yang kini menjabat Wakil Presiden. Sebab, secara historis, Anies bisa menjadi kandidat cagub hingga akhirnya menjadi Gubernur DKI saat ini atas peran JK.

Komentar Riza Patria (Gerindra):

Namun peluang Anies maju sebagai capres cepat-cepat ditutup oleh Gerindra. Sebab, bagaimanapun, PKS tidak bisa maju pada pilpres seorang diri dan harus berkoalisi. “Kalau Gerindra, sudah selesai di internal. Seluruh kader dan simpatisan dari Sabang sampai Merauke sudah meminta Prabowo menjadi capres. Dan beliau sudah menyatakan kesiapan dan kesanggupannya,” kata Ketua DPP Gerindra Ahmad Riza Patria.

Komentar Yandi Susanto PAN:

Belakangan, Partai Amanat Nasional ikut-ikutan memberi usulan tidak nyapres untuk Prabowo. Sebab, dengan begitu, komunikasi antara Gerindra dan partai lain bisa lebih mudah.”Tentu kalau misal tiba-tiba Pak Prabowo dengan legawa sebagai negarawan sejati menjadi king maker, misal, ‘Sudahlah, saya nggak maju, saya serahkan kepada Anies atau Gatot’, ya mungkin itu lebih memudahkan komunikasi dengan partai-partai lain di luar Gerindra,” kata politikus PAN Yandri Susanto.

_____________________________________________________________

Perkembangan Terkini Pencapresan & Pencawapresan 2019:

Survei Median: Semakin panas Jokowi vs Prabowo, elektabilitas PDIP-Gerindra melesat

“Semakin ramai pemberitaan dua orang ini, semakin panas persaingan dua orang ini maka menimbulkan efek kenaikan elektabilitas bagi Jokowi di PDIP dan Prabowo di Gerindra,” ujar Sudarto di Rumah Makan Bumbu Desa, Cikini, Jakarta Pusat, Senin (23/7).

……..

Survei LIPI: Jokowi Vs Prabowo Jomplang Jelang Pilpres 2019

“Pilihan capres lewat pertanyaan terbuka atau top of mind, Jokowi 46%, Prabowo Subianto 17%, dan pilihan capres berdasarkan pertanyaan tertutup dua nama menunjukkan Jokowi 58,2% dan Prabowo 26,6%,” ujar peneliti senior Pusat Penelitian Politik (P2P) LIPI, Wawan Ichwanuddin, dalam paparan hasil survei di Jakarta, Kamis (19/7/2018).

Bangun Koalisi Besar, Prabowo Akan Temui SBY dan Puan

_____________________________________________________________

Apa yang terjadi sekarang ini ?

Inilah Politik Gaya Indonesia, tidak akan lepas dari Politik Bhineka Tunggal Ika – Indonesia

limawaktu.id
limawaktu.id

…..

Jokowi – Ma’ruf Amin Vs Prabowo – Sandiaga Uno

jokowi-prabowo

4 Putra terbaik bangsa Indonesia saat ini sebagai Capres dan Cawapres RI 2019 – 2024 dengan segala kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Yang jelas mereka saat ini sedang berkompetisi adu gagasan, Visi & Misi memimpin Indonesia yang lebih baik lagi yang sekarang.

Siapa Pilihanmu?

A. Jokowi – Ma’ruf Amin

B. Prabowo – Sandiaga Uno

_____________________________________________________________

to be continued .. editing

Sebagai penulis, pengamat dan orang awam tentang perpolitikan Indonesia, saya sebenarnya sudah tahu siapakah diantara para tokoh tersebut diatas yang bakalan menjadi Presiden & Wapres RI 2019 – 2024!?. Namun, setelah saya fikir dan renungkan kembali, saya tidak akan menyampaikannya prediksi saya pada saat ini, kenapa?, karena saya takut salah tebak atau salah prediksi. “Saya justru akan menyampaikan analisa & prediksi saya, nanti setelah Pemilihan Presiden berlangsung, yaitu pada tanggal 17 April 2019.” he he hee …

editor: cak lea

Salam CEPA - HIC
Salam CEPA – HIC

jangan kemana-mana tetaplah bersama cepagram – business & entertainment

Facebook Comments