Kumpulan Catatan Media Online Lelang Proyek Bermasalah ~ Kepulauan Riau

0
107
Photo: detikkepri.com

Disinyalir Perusahaan Bermasalah Bakal Mengerjakan Proyek Gurindam 12 Tanjungpinang

Proyek Gurindam 12 bakal dikerjakan dalam waktu dekat, ada satu perusahaan yang memenangkan tender pelelangan proyek tersebut, namun disinyalir perusahaan yang memenangkan tender Gurindam 12 memiliki catatan hitam alias bermasalah.

Jika perusahaan bermasalah memenangkan proyek besar di Tanjungpinang sudah barang tentu pekerjaan tersebut tidak akan berjalan dengan baik hingga penyelesaian pekerjaan.

PT. Guna Karya Nusantara Pemenang Lelang Pekerjaan Pembangunan Infrastruktur Penataan Kawasan Pesisir Pantai Gurindam 12 Tanjungpinang, ternyata adalah Perusahaan yang bermasalah. Pada tahun 2017 yang lalu PT. Guna Karya Nusantara telah mendapatkan Proyek Pekerjaan Pembangunan Asrama Haji di Propinsi Jambi dengan Nilai Proyek Pekerjaan sebesar 57,6 Miliyar.

Pekerjaan ini dinyatakan Mangkrak oleh Pemerintah Propinsi Jambi, sehingga menyebabkan PT. Guna Karya Nusantara di Blacklist, dan bukan hanya sekedar di blacklist tetapi PT. Guna Karya Nusantara juga di kenakan sanksi yaitu dengan membayar denda sebesar 1000/mil setiap harinya, terhitung sejak Bulan Maret 2017 hingga Bulan September 2018.

Sementara itu pada saat Pelaksanaan Pelelangan pekerjaan pembangunan Infrastruktur penataan kawasan pesisir pantai gurindam 12 kota Tanjungpinang, PT. Guna Karya Nusantara dinyatakan memenuhi persyaratan Kecukupan Kemampuan Dasar ( KD ) oleh Unit Layanan Pengadaan Propinsi Kepulauan Riau Kelompok Kerja Paket 230.

Ini menjadi tanda tanya besar sekali, kenapa Perusahaan yang nyata nyata bermasalah dan tidak memenuhi persyaratan Kecukupan Kemampuan Dasar masih bisa mengikuti proses Pelelangan. Proyek Gurindam 12 yang seyogyanya akan menjadi proyek multi years, seandainya nanti dikerjakan oleh Perusahaan yang bermasalah bagaimanalah kelanjutannya nanti.

“Ya Semoga aja yang mengerjakan proyek tersebut adalah perusahaan yang benar-benar mampu menyelesaikan dengan baik hingga pekerjaan akhirnya dan bertanggung jawab dengan pekerjaan yang diberikan oleh pemerintah Tanjungpinang, sayang aja mas kalau poryek sebesar itu dikerjaan oleh kontraktor yang asal-asalan, apalagi tidak bertanggung jawab.” jelas Yudi warga Tanjungpinang.

“Sepengetahuan saya proyek Gurindam 12 sudah ada pemenangnya mas, dan dimenangkan oleh perusahaan yang bermasalah justru, berita tentang perusahaan bermasalah itu ada di youtube mas, saya juga tau dari youtube.” jelas salah satu warga Tanjungpinang yang tidak ingin disebutkan namanya.(AA) ~ detikepri.com

Perusahaan Bermasalah Tetap Kerjakan Proyek Gurindam 12, Senilai Rp514 Miliar

Do’a Selamat dimulainya pelaksanaan proyek Gurindam 12, proyek ini terkait penataan wilayah pesisir pantai yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Tanjungpinang, proyek senilai Rp 514 Miliar ini melalui proses lelang dan dimenangkan oleh PT. Gunakarya Nusantara.

Disinyalir perusahaan tersebut adalah perusahaan yang bermasalah, terindikasi ada permainan dalam pemenangan lelang tender tersebut sehingga PT. Gunakarya Nusantara dapat dengan mulus menjadi pemenang tender tersebut, berbagai kecaman dan protes dari para peserta tender juga mewarnai jalannya pelelangan.

PT. GUNAKARYA NUSANTARA, selaku perusahaan yang dimenangkan oleh Unit Layanan Pengadaan (ULP) Propinsi Kepri dalam proses Lelang proyek pekerjaan Paket penataan wilayah pesisir pantai atau yang dikenal dengan Proyek Gurindam 12, hari ini Jumat, (12/10/2018), sekitar pukul 06.30 wib, telah melaksanakan acara Doa Selamat atas dimulainya pekerjaan.

‌Dalam acara doa selamat ini, Tim DetiKepri.com mencoba menyempatkan hadir untuk meliput, namun sesampainya ditempat acara tersebut sekitar pukul 08.15 wib acara sudah selesai, dan akhirnya DetiKepri.com mencoba mengkonfirmasi salah satu masyarakat yang berada disekitar tempat acara tersebut.

Saat ditanya tentang jadwal acara, Budi mengatakan bahwa acara tersebut telah dilaksanakan pada pukul 06.30 wib, saya pun heran ujarnya kenapa acara doa selamat kok diselenggarakan sepagi ini, sepertinya ada sesuatu yang ditutupi, dan ini sebenarnya menjadi satu tanda tanya besar buat kami sebagai masyarakat.

PT. GUNAKARYA NUSANTARA yang disinyalir Perusahaan bermasalah dalam mengerjakan beberapa proyek sebelumnya, sepertinya melenggang dengan mulus atas pekerjaan proyek Gurindam 12 tersebut, dan Ini menjadi tanda tanya besar bagi sebagian masyarakat Kepri.

Pemerintah Propinsi kepri dalam hal ini yang memiliki kewenangan penuh ATAS PROYEK GURINDAM 12 tersebut adalah Dinas PUPR, dan diduga seakan merestui serta menutup mata akan ketidak wajaran ini.

‌Salah tokoh masyarakat yang tidak mau disebutkan namanya saat dikonfirmasi oleh tim DetiKepri.com, terkait akan proyek Gurindam 12 itu mengatakan jika memang benar adanya permainan oleh oknum oknum tertentu di pemerintahan maka itu sudah menjadi tanggung jawab penegak hukum dan Kejaksaan untuk menyelidik, memeriksa dan memprosesnya sesuai dengan ketentuan yang ada ungkapnya. ~ detikkepri.com

 

Facebook Comments