ANEKA TAMBANG (ANTM) – Buy

0
1103

ANEKA TAMBANG (ANTM) – Buy

Price: Rp 665 – Target Price: Rp 840

Waiting for Regulation

Kami mulai sedikit optimis melihat kinerja yang membaik untuk ANTM, seiring kebijkan pemerintah akan membuka kembali relaksasi ekspor bijih nikel (masih dikaji) mulai Jan’17. Kami melihat ANTM akan mulai mengalami perbaikan kinerja di tahun 2017, hal ini ditopang dengan penguatan harga komoditas nikel dan kenaikan kapasitas produksi dari smelter Pomala. Berdasarkan rollover valuasi ke tahun 2017, kami merubah rekomendasi dari Hold menjadi Buy dengan target harga di Rp 840.

Menunggu kepastian relaksasi ekspor. ANTM merupakan salah satu perusahaan yang memiliki dampak negatif mengenai pelarangan ekspor bijih nikel. Kondisi tersebut membuat kinerja ANTM mengalami rugi bersih dalam beberapa tahun terakhir. Pendapatan ANTM diluar emas turun 40% YoY pada 1H16. Namun, ada angin segar dari pemerintah yang berencana untuk melakukan pelonggaran ekspor mineral mentah dan akan mulai diberlakukan kembali awal Jan’17. Kami melihat jika ANTM diberi izin ekspor untuk bijih nikel akan membuka peluang untuk meningkatkan earnings kedepannya. Serta jika kebijakan tersebut terlaksana, kelebihan pasokan bijih nikel di dalam negeri juga tidak akan terjadi.

Earnings akan mulai membaik pada 2017. Kami perkirakan pada tahun 2016 ANTM masih akan mencatat kerugian bersih dan kinerja positif ANTM kami perkirakan baru akan terjadi pada tahun 2017. Kinerja positif tersebut akan ditopang oleh perbaikan kinerja operasional yang didukung oleh kontribusi CGA Tayan yang lebih besar, harga nikel yang menguat, peningkatan volume produksi ferronickel dan perubahan dari kerugian kurs menjadi keuntungan kurs. Untuk FY’17 kami perkirakan ANTM akan mencatat keuntungan bersih sebesar Rp248 miliar. Sementara itu, untuk FY’18, kami percaya kinerja ANTM akan kembali bertumbuh ditopang oleh kenaikan harga nikel (menjadi US$15,000 per ton) dan beroperasinya pabrik Feni Halmahera yang secara langsung akan menambah kapasitas untuk ferronickel sekitar 13 ribu ton.

Maintain Buy. ANTM berpotensi membukukan kinerja positif untuk FY’17 dan kembali membukukan pertumbuhan untuk FY’18. Dengan adanya peningkatan produksi ferronickel dan rollover valuasi ke 2017, kami merubah rekomendasi dari Hold menjadi Buy dengan target harga Rp 860. Valuasi terhadap ANTM masih mungkin berubah, tergantung dari 1.) ketidakstabilan harga nikel 2.) Keputusan Kementrian ESDM mengenai relaksasi ekspor 2017

Samuel-Sekuritas-Indonesia
Sharlita L Malik
Research Analyst

Discl On

Facebook Comments