Riset Ekonomi Mingguan Samuel; Euforia tax amnesty berlanjut

0
987
Jelang debat pertama Hillary Clinton dan Donald Trump - bbc.com

Peristiwa sebelumnya

·         Peluang kenaikan Fed rate masih terbuka. FFR target tetap di 0,25-0,50% tetapi Yellen memberi sinyal kuat bahwa akan ada kenaikan 1 kali pada akhir 2016. Jumlah anggota FOMC yang berharap kenaikan serta jumlah kenaikannya berkurang. (UST10y yield -7,5bps, Dollar Index -0,7% WoW)

·         Clinton ungguli Trump. Debat capres AS pertama Selasa (27/9) menunjukkan Clinton yang mengungguli Trump.

·         BoJ target yield. BoJ mempertahankan suku bunga acuan di -0,1% tetapi mengubah target kebijakan moneternya menjadi imbal hasil obligasi pemerintah. (JGB10y yield -0,6bps, USD/JPY-1,2% WoW)

·         Ruang pelonggaran mulai terbatas. BI RR rate turun 25 bps menjadi 5,00%. Gubernur BI masih membuka kemungkinan pelonggaran kebijakan moneter lanjutan. (JIBOR ON -29bps, SUN3y yield -14bps WoW)

·         Ekspektasi inflasi meningkat. Subsidi energi 2017 dipangkas Rp17 triliun lebih rendah dari usulan. Harga BBM jenis premium, solar subsidi dan minyak tanah bersubsidi dievaluasi. BI melihat inflasi Sep16 kembali ke kisaran 3% YoY. (SUN10y yield -15bps, USD/IDR -0,6% WoW)

·         Euforia tax amnesty berlanjut. Uang tebusan pajak mencapai Rp49,7 triliun sementara berdasarkan SPP yang diterima mencapai Rp62 triliun. Kementerian Keuangan tidak akan memperpanjang Periode I Program Tax Amnesty tetapi penyelesaian administrasi dilonggarkan. (IHSG +2,3% WoW)

·         Pelebaran defisit tak terhindarkan. Realisasi penerimaan pajak hanya mencapai 54% hingga Sept16. Panja Banggar DPR menyepakati defisit anggaran sebesar 2,41% terhadap PDB dalam RAPBN 2017.

Peristiwa akan datang

·         Consumer confidence index AS Sep16 dirilis Senin diperkirakan turun.

·         Anggota OPEC bertemu di Algeria 26-28 Sep16 membahas produksi minyak.

·         Revisi PDB AS 2Q16 dirilis Kamis diperkirakan membaik.

·         Inflasi Jepang Agu16 dirilis Jum’at pagi diperkirakan turun.

Ulasan ekonomi mingguan

Pertemuan OPEC jadi fokus, Clinton ungguli Trump di debat. Pasca debat capres AS I yang dianggap dimenangi oleh Clinton, fokus langsung tertuju pada pertemuan OPEC 26-28 Sep16 yang jika sepakat membatasi produksi minyak, bisa mendorong penguatan tajam harga minyak. Selain itu juga ditunggu revisi pertumbuhan PDB AS 2Q16 pada Kamis yang diperkirakan membaik. Dollar berpeluang melemah minggu ini.

Euforia tax amnesty masih bertahan, inflasi jadi fokus berikutnya. Rupiah minggu lalu diuntungkan oleh bank sentral utama dunia yang dovish serta optimisme uang tebusan tax amnesty. Ruang penguatan masih tersedia minggu ini walaupun ada sentimen negatif dari realisasi pajak yang hanya 54% di akhir Sep16. Fokus akan beralih ke inflasi (3/10) yang menurut survei BI bisa kembali naik ke kisaran 3% YoY di Sep16 – subsidi energi yang lebih rendah di 2017 juga menambah ekspektasi inflasi tinggi sampai tahun depan.
samuel riset ekonomi mingguan

Baca juga berita dari BBC Indonesia: Menjelang debat pertama Hillary Clinton dan Donald Trump

Facebook Comments