Ilwon Tech Bridge and Road Bearing Systems

    0
    1966

    Ilwon Tech Bridge and Road Bearing Systems

    1. Pot Bearing
    Adalah komponen yang terdapat pada struktur jembatan atau jalan layang yang berfungsi sebagai penyambung/dudukan antara suatu bentang dan perletakan yang dirancang untuk meneruskan beban secara vertical dan pergeseran rotasional dari beban diatas bentangan kepada struktur dibawahnya. Beban vertical tersebut diterima oleh komponen karet yang berada dalam suatu kompartemen kedap udara dalam Pot Bearing. Pada saat yang bersamaan pergeseran beban secara horizontal pada struktur diteruskan oleh lapisan baja pada piringan PTFE bertahanan geser rendah yang ada dalam Pot Bearing.

    Keunggulan penggunaan Pot Bearing adalah pada daya dukung beban yang tinggi dan kemampuan untuk menahan pergerakan yang diakibatkan oleh gempa bumi.

     

    2. Disk Bearing

    Disk Bearing yang dikembangkan sekitar 30 tahun yang lalu di Amerika, mempunyai karakteristik yang sama dengan dengan Pot Bearing, namun memiliki keunggulan dari segi kemampuan dan daya tahan terhadap beban seismic dengan penggunaan piringan Polyurethane dan PTFE yang mengurangi kemungkinan kebocoran dan kerusakan dari komponen karet seperti yang terdapat pada Pot Bearing. Keunggulan lain dari Disk Bearing adalah desain yang kompak dan ukuran yang kecil, tahan terhadap kondisi cuaca ekstrem, bahan kimia, polusi udara, air, karat dan perubahan suhu.

     

    3. Elastomeric Bearing (DSRB – Developed Shear reinforcing Rubber Bearing)

    Elastomer Bearing adalah bearing untuk jembatan atau jalan layang yang terbuat dari lapisan-lapisan pelat baja dan karet yang disatukan dengan teknologi laminasi khusus. Dimana beban vertical ditanggung oleh lapisan lembaran baja, sedangkan beban horizontal dan distorsi rotasional ditanggung oleh elastisitas dari lapisan material karet yang ada.

     

    4. Lead Rubber Bearing
    LRB adalah produk pengembangan dari Elastomeric Rubber Bearing dengan penambahan
    material “Timbal” sebagai inti yang diletakkan di bagian tengah dari komponen bearing
    tersebut. Penggunaan timbal sebagai inti dari bearing sangat mendukung kemampuan
    bearing untuk menyerap dan menyebarkan secara merata beban horizontal yang diterima
    bearing.
    LRB dapat menahan dan menyerap beban kejut/beban sesaat yang diakibatkan oleh beban
    angin atau beban akibat gaya pengereman, dengan memanfaatkan elastomeric stiffnes dari
    material inti timbal tersebut. Begitupun kestabilan daya dukung terhadap beban menetap,
    dan daya tahan terhadap perubahan temperature, serta tidak menimbulkan beban berlebih
    pada struktur pendukung dibawahnya.
    Dengan memanfaatkan karakter deformasi plastis yang dimiliki material timbal, bearing
    memiliki daya tahan lebih terhadap gempa bumi, bearing dapat menyerap dan menyebarkan
    beban secara merata dan selanjutnya akan kembali secara penuh pada posisi awalnya
    setelah gempa bumi berhenti, sehingga tidak memerlukan tindakan perbaikan ataupun
    perawatan khusus setelah terjadinya gempa bumi.

    expansion-joint-ilwon-tech-gambar-145. Karekteristik unggulan dari LRB:
    – LRB adalah jenis bearing yang paling umum digunakan untuk bearing tahan gempa
    – Dari sisi fungsional jembatan, LRB sangat mendukung untuk desain jembatan panjang
    yang menerus, atau konstruksi jalan layang.
    – Struktur molekul material timbal setelah mengalami gempa, akan kembali pada
    struktur asli awalnya pada suhu ruangan.
    – Terkait karakter material timbal, material ini memiiki daya tahan lebih untuk menahan
    beban kejut/beban sesaat seperti yang diakibatkan oleh hentakan pengereman roda
    kendaraan , beban angin, gempa, dsb.
    6. Dll.


    Proyek anda memerlukan Bearing Systems?

    Hubungi kami CEPAKonstruksi:
    081382333163 (WA)
    0816980236 (WA)

    Facebook Comments