Informasi Pembangunan Proyek Konstruksi 2016 (1)

    0
    1558
    foto: jpnn

    Informasi Proyek Konstruksi

    konstruksi-1Informasi Proyek Konstruksi sangat dibutuhkan oleh masyarakat, terlebih masyarakat (masyarakat konstruksi) yang terkait secara langsung ataupun tidak langsung dengan pelaksanaan proyek tersebut maupun para pengguna setelah proyek tersebut selesai dibangun.

    Oleh karenanya pemerintah harus terus menyampaikan informasi dan sosialisasi kepada publik, detil rencana proyek, sumber anggaran yang digunakan, pelaksanaan tender/lelang proyek, proses pelaksanaan pembangunan proyek, penggunaan proyek setelah selesai serta evaluasi perencanaan vs realisasi yang diharapkan dari pembangunan proyek tersebut dan lain sebagainya. Hal ini dimaksudkan agar masyarakat lebih bisa mempersiapkan secara dini untuk menyesuaikan dengan perubahan perubahan kondisi yang ada.

    Konstruksi merupakan suatu kegiatan membangun sarana maupun prasarana. Dalam sebuah bidang arsitektur atau teknik sipil, sebuah konstruksi juga dikenal sebagai bangunan atau satuan infrastruktur pada sebuah area atau pada beberapa area. Secara ringkas konstruksi didefinisikan sebagai objek keseluruhan bangun(an) yang terdiri dari bagian-bagian struktur. Misal, Konstruksi Struktur Bangunan adalah bentuk/bangun secara keseluruhan dari struktur bangunan. contoh lain: Konstruksi Jalan Raya, Konstruksi Jembatan, Konstruksi Kapal, dan lain lain.

    Konstruksi dapat juga didefinisikan sebagai susunan (model, tata letak) suatu bangunan (jembatan, rumah, dan lain sebagainya)[1]Walaupun kegiatan konstruksi dikenal sebagai satu pekerjaan, tetapi dalam kenyataannya konstruksi merupakan satuan kegiatan yang terdiri dari beberapa pekerjaan lain yang berbeda.

    Pada umumnya kegiatan konstruksi diawasi oleh manajer proyek, insinyur disain, atau arsitek proyek. Orang-orang ini bekerja di dalam kantor, sedangkan pengawasan lapangan biasanya diserahkan kepada mandor proyek yang mengawasi buruh bangunan, tukang kayu, dan ahli bangunan lainnya untuk menyelesaikan fisik sebuah konstruksi.

    Untuk keberhasilan pelaksanaan proyek konstruksi, perencanaan yang efektif sangatlah penting. Hal ini terkait dengan rancang-bangun (desain dan pelaksanaan) infrastruktur yang mempertimbangkan mengenai dampak pada lingkungan / AMDAL, metode penentukan besarnya biaya yang diperlukan / anggaran, disertai dengan jadwal perencanaan yang baik,keselamatan lingkungan kerja, ketersediaan material bangunan, logistik, ketidaknyamanan publik terkait dengan yang disebabkan oleh keterlambatan persiapan tender dan penawaran, dll – wikipedia – konstruksi

    Berikut adalah kumpulan berita kegiatan proyek konstruksi nasional tahun 2016:

    30 proyek prioritas pemerintah: KPPIP (Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas)

    1. Jalan tol Balikpapan-Samarinda
    2. Jalan tol Mando-Bitung
    3. Jalan tol Panimbang Serang
    4. 8 Ruas Jalan tol Trans Sumatera
    5. Kereta Api Express SHIA
    6. MRT Jakarta Jalur Selatan -Utara
    7. Kereta Api Makassar-Pare Pare
    8. Pelabuhan Hub International Kuaa Tanjung
    9. Pelabuhan Hub International. Bitung NCICD
    10. PLTA Karangkates IV (2×50 MW)
    11. PLTA Kesamben (37MW)
    12. PLTA Lodoyo ( 10 MW)
    13. Inland Waterway/Cikarang-Bekasi-Laut (CBL)
    14. Light Rail Transit di Sum sel
    15. LRT terintegrasi di wilayah Jakarta Bogor Depok dan Bekasi
    16. National Capital Integrated Coastal Development (NCICD) Fase A
    17. Sistem Pengolahan limbah Jakarta
    18. SPAM semarang barat
    19. High Voltage Direct Current (HVDC)
    20. Transmisi Sumatera 500 KV
    21. Central- West Java Transmission Line 500 KV
    22. Central Java power plant /PLTU Batang
    23. PLTU Indramayu
    24. PLTU Mulut Tambang Sumatera selatan
    25. Kilang Minyak Bontang
    26. RDMP/Revitalisasi Kilang Existing (Balikpapan,Cilacapn Balongan, Dumai, Plaju)
    27. Pelabuhan di Jawa Barat bagian utara
    28. Kilang Minyak Tuban
    29. Palapa Ring Broadband
    30. Kereta Api kaltim.
    kppip.go.id

    Pelabuhan Pengganti Cilamaya Masuk 30 Proyek Prioritas 2016-2019

    Proyek Prioritas Terhambat Lahan dan Anggaran

    Terkendala Lahan, Pemerintah Perpanjang Kontrak Normalisasi Ciliwung

    Bendung Gerak Jabung Lampung Mulai Operasi Bertahap Pada 2016

    PLTA Genyem Diresmikan Presiden

    Presiden RI, Joko Widodo, meresmikan 6 Proyek Infrastruktur Kelistrikan di Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat, Senin (17/10). Salah satu proyek yang diresmikan siang itu oleh Presiden adalah Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Orya – Genyem.  Hadir dalam acara ini Menteri BUMN Rini Soemarno, Direktur Utama PT PLN Sofyan Basir, Direktur Utama PT Pertamina Dwi Soetjipto, Gubernur Papua Lukas Enembe, serta para undangan lainnya.
    PLTA Orya – Genyem ini dibangun oleh PT Waskita Karya (Persero) Tbk – GXED/TKL dengan kapasitas terpasang 2 x 10 MW. Pembangunan PLTA yang berlokasi di Desa Sentosa Distrik Unurum Guay, Kab, Jayapura, ini mulai dibangun tahun 2009 dan TOC/COD pada tanggal 23 Desember 2015.
    PLTA Genyem didesain dengan sistem “Run of River” dengan tinggi jatuh (head) air 198 m dan debit 13 m3/s, dan Energi PLTA Genyem disalurkan ke sistem kelistrikan Jayapura melalui jaringan 70 kV di GI Waena.
    PLTA Genyem merupakan Pusat Listrik yang ramah lingkungan dan pembangunannya dalam rangka meningkatkan pemakaian energy baru terbarukan sehingga dapat mengurangi pemakaian BBM (memperbaiki bauran energy/fuel mix). Dan yang paling penting dari PLTA Genyem adalah, “ setelah beroperasi PLTA Genyem ini mampu menghemat Rp 143,11 miliar per tahun,” ungkap Wakadiv Infrastruktur 2, M. Indrayana. waskita.co.id

    Pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera Terganjal Pembebasan Lahan

    Proyek Prioritas dari Dana Repatriasi Ditentukan Akhir Tahun

    editor: rhs

    Facebook Comments