Hanjaya Mandala Sampoerna (HMSP) – HOLD (Downgrade) Price: Rp4,170 – Target Price: Rp4,390

0
801
foto: bisnis.com

9M16 result 
Volume penjualan rokok 3Q16 dilaporkan sebanyak 72.3miliar batang (-13.5%QoQ, -4.15YoY), sedangkan PMI sebanyak 25.1miliar batang (-12.3%QoQ dan -5.5%YoY).  Pendapatan HMSP di 3Q16 sebesar Rp22.93bn (-9.7%QoQ, +5.3%YoY) dan laba bersih Rp2.93tn (-3.2QoQ, +13.5%YoY).  Periode 9M16 penjualan +7.35YoY dan laba +19.5%YoY.  Marjin bersih QoQ dan YoY di 3Q16 tercatat +0.9%, sedangkan di 9M16 naik tipis +1.35YoY

Volume penjualan turun. Penurunan volume penjualan industri rokok dan PMI sejalan dengan ekspektasi kami, ditengah kontinuitas upaya menekan angka perokok di Indonesia. Total penjualan industri dilaporkan sebanyak 72.3miliar batang (-13.5%QoQ dan -4.15YoY), sedangkan penjualan rokok PMI sebanyak 25.1miliar batang (-12.3%QoQ dan -5.55YoY).

Pangsa pasar yang terjaga dan kenaikan SKM. Segmen rokok SKM masih mendominasi total volume penjualan sebesar 76.7% (+15QoQ dan +1.5%YoY). Dari sisi pangsa pasar, total produk HMSP (Sampoerna-A, Dji Sam Soe, U-Mild dan lainnya) masih mencatat 34.7% atau naik tipis dari 34.2% di 2Q16.

Pencapaian yang lebih baik dari ekspektasi. Meskipun tercatat turun secara QoQ, HMSP masih mampu membukukan pertumbuhan YoY ( pendapatan +5.3%YoY dan laba +13.5%YoY) ditengah melemahnya volume penjualan. Pencapaian kinerja 3Q16 tersebut juga tercatat lebih baik dari ekspektasi kami (lihat table). Sementara pendapatan di 9M16 telah mencapai 71.2% dari FY16E SSI. Untuk laba bersih, pencapaian di 9M16 (76.7%) bahkan lebih baik dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu 9M15 (73.3%).

Marjin yang terjaga. HMSP mencatat margin bersih sebesar 12.9% (9M16) atau naik tipis (+1.3%YoY) dari 11.6% (9M15). Kedepannya stagnasi marjin masih akan terjadi, bahkan berpotensi mengalami penurunan, ditengah konsistensi kenaikan cukai maupun kontinuitas berbagai pihak untuk menurunkan angka perokok di Indonesia.

Cerita industri yang tidak berubah. Issue seputar kenaikan harga rokok menjadi Rp50.000 kami lihat telah terkonfirmasi tidak akan terjadi. Demikian pula dengan spekulasi dan kekhawatiran pasar terhadap kenaikan cukai sebesar 20% telah terbantahkan setelah Kementrian Keuangan secara resmi mengumumkan kenaikan tariff cukai (rata-rata tertimbang +10.54%) dan HJE (+12.26%) yang tertuang dalam peraturan Menteri Keuangan No: 147 /PMK.010/2016 tentang besaran tarif cukai rokok.

Hold (Downgrade). Hingga akhir tahun ini, kami melihat HMSP akan mempu menjaga pangsa pasarnya. Dorongan terjaganya penjualan masih akan datang dari segmen SKM. Peta pasar persaingan kami lihat tidak akan mengalami perubahan. Di sisi lain, kami juga percaya kontinuitas tekanan dari berbagai pihak untuk menurunkan angka perokok masih akan terjadi dan berpotensi semakin menekan kinerja di tahun mendatang. Kunci terjaganya stagnasi pertumbuhan pendapatan maupun laba akan datang dari konsistensi kenaikan ASP untuk menjaga kenaikan biaya cukai. Penurunan rekomendasi dari BUY menjadi HOLD didorong oleh kenaikan harga HMSP yang telah (5.28%) mendekati mendekati TP SSI sebesar Rp4.390 (38.58x P/E17E dan 13.05x PBV17E)

Akhmad Nurcahyadi, CSA
Research Analyst
samuel sekuritas

Facebook Comments
banner-01