Hilangnya Dokumen TPF Munir?

    0
    1560
    agsalrj.blogspot.co.id

    Hah ….! Dokumen Tim Pencari Fakta (TPF) Munir Hilang?

    Aneh bin ajaib, koq bisa ya dokumen TPF (sebuah dokumen sangat penting negara) hilang?
    Hilangnya dokumen tersebut karena apa, hilang karena dicuri orang, hanyut terbawa banjir Jakarta atau karena habis dimakan tikus ya?
    Terus siapa yang bertanggung jawab atas hilangnya dokumen TPF Munir tersebut?
    Terus sekarang saling tuding?

    Sekilas tentang Munir
    Nama lengkapnya Munir Said Thalib (lahir di Malang, Jawa Timur, 8 Desember 1964 – meninggal di Jakarta di dalam pesawat jurusan ke Amsterdam,7 September 2004 pada umur 39 tahun) adalah seorang aktivis HAM Indonesia keturunan Arab-Indonesia. Jabatan terakhirnya adalah Direktur Eksekutif Lembaga Pemantau Hak Asasi Manusia Indonesia Imparsial. Saat menjabat Dewan Kontras namanya melambung sebagai seorang pejuang bagi orang-orang hilang yang diculik pada masa itu. Ketika itu dia membela para aktivis yang menjadi korban penculikan Tim Mawar dari Kopassus. Setelah Soeharto jatuh, penculikan itu menjadi alasan pencopotan Danjen Kopassus Prabowo Subianto dan diadilinya para anggota tim Mawar.

    Munir seorang pejuang sejati, pembela HAM Indonesia. Munir yang menjunjung tinggi toleransi, menghormati nilai-nilai kemanusiaan, anti kekerasan dan berjuang tanpa kenal lelah dalam melawan praktik-praktik otoritarian serta militeristik. Ia adalah seorang aktivis yang sangat aktif memperjuangkan hak-hak orang tertindas. Selama hidupnya ia selalu berkomitmen untuk selalu membela siapa saja yang haknya terdzalimi. Tidak gila harta, pangkat, jabatan, dan juga fasilitas. Ia membuktikannya dengan perbuatan. Seorang tokoh kelas dunia yang sangat bersahaja.

    munir
    anakgundar.com

    Kronologis Pembunuhan Munir
    Tiga jam setelah pesawat GA-974 take off dari Singapura, awak kabin melaporkan kepada pilot Pantun Matondang bahwa seorang penumpang bernama Munir yang duduk di kursi nomor 40 G menderita sakit. Munir bolak balik ke toilet. Pilot meminta awak kabin untuk terus memonitor kondisi Munir. Munir pun dipindahkan duduk di sebelah seorang penumpang yang kebetulan berprofesi dokter yang juga berusaha menolongnya. Penerbangan menuju Amsterdam menempuh waktu 12 jam. Namun dua jam sebelum mendarat 7 September 2004, pukul 08.10 waktu Amsterdam di bandara Schipol Amsterdam, saat diperiksa, Munir telah meninggal dunia.

    Pada tanggal 12 November 2004 dikeluarkan kabar bahwa polisi Belanda (Institut Forensik Belanda) menemukan jejak-jejak senyawa arsenikum setelah otopsi. Hal ini juga dikonfirmasi oleh polisi Indonesia. Belum diketahui siapa yang telah meracuni Munir, meskipun ada yang menduga bahwa oknum-oknum tertentu memang ingin menyingkirkannya.

    Pada 20 Desember 2005 Pollycarpus Budihari Priyanto dijatuhi vonis 14 tahun hukuman penjara atas pembunuhan terhadap Munir. Hakim menyatakan bahwa Pollycarpus, seorang pilot Garuda yang sedang cuti, menaruh arsenik di makanan Munir, karena dia ingin mendiamkan pengkritik pemerintah tersebut. Hakim Cicut Sutiarso menyatakan bahwa sebelum pembunuhan Pollycarpus menerima beberapa panggilan telepon dari sebuah telepon yang terdaftar oleh agen intelijen senior, tetapi tidak menjelaskan lebih lanjut. Selain itu Presiden Susilo juga membentuk tim investigasi independen, namun hasil penyelidikan tim tersebut tidak pernah diterbitkan ke publik. wikipedia
    baca juga:

    Ada Munir Di Tengah Ramainya Persidangan Jessica

    Kalau Ada Ketegasan, Kejanggalan Kasus Munir Bisa Diungkap

    Saling tuding hilangnya dokumen TPF Munir
    Berikut kata mereka atas hilangnya dokumen TPF Munir:

    Mantan Inisiator TPF Munir: Jokowi Sengaja Angkat Isu Dokumen Hilang untuk Alihkan Perhatian Publik

    SBY Merasa Jadi Sasaran Polemik Dokumen TPF Munir

    KontraS Minta Jokowi Umumkan Salinan Dokumen TPF yang akan Diberikan SBY

    SBY Tak Perlu Turun Tangan Respons Dokumen TPF Munir Hilang

    SBY akan serahkan salinan dokumen pembunuhan Munir yang hilang

    Tindak Lanjut TPF Munir yang Diserahkan ke SBY: Hendropriyono Tak Terlibat

    SBY: Pembunuhan Munir Kejahatan Serius, Saya Dukung Jokowi Lanjutkan Proses Hukum

    sumber: berbagai sumber
    editor: lea

    Facebook Comments