Suara Hati Niken Aprilia

0
1197

Suatu hari Ada yang menasehati saya

” neng jangan gampang emosi kalau dengerin berita politik.. Nanti cepet tua.. Harus dengan jiwa dan pikiran yang bijak untuk menanggapinya”

Kemarin saya mau kasih komentar Di media sosial mengenai aksi demo taksi kemarin dan mau copy paste mengenai opini beberapa masyarakat mengenai aksi demo kemarin. Lalu Ada yang kasih nasehat lagi nih..

“neng sebelum comment lebih baik pastikan dulu, neng tidak dalam keadaan emosi atau sedang tersulut amarahnya. Neng jangan mau dijadikan Budak para provokator. Neng harus pikirin dulu sebab akibatnya”

“Terus yah neng.. Neng Kan orang arif dan bijak, neng jangan asal copy paste opini seseorang tanpa cari dulu kebenarannya. Kan Ada Internet neng.. Neng bisa cari tau sumber – sumber yang pasti”

2 hari ini sebenarnya saya cukup sedih melihat Teman – Teman saya sendiri memberi komentar Di media sosial. Komentar yang cukup pedas, saling menghakimi, saling menyalahkan..

My Name is Ketut Niken Aprillia
My Name is Ketut Niken Aprillia

Saya sangat tidak setuju dengan aksi Anarkis yang dilakukan oleh beberapa supir taksi kemarin, dan saya yakin masyarakat dapat membantu untuk memberi informasi dan dapat diserahkan ke pihak berwajib dan dapat Diproses dengan hukum yang berlaku.

Tapi yang yang buat hati saya miris adalah Teman – Teman saya sendiri yang memberi opini tanpa memikirkan orang lain sehingga tersulut kemarahan.

Saya pengguna uber, saya menggunakan uber karena sangat efektif dan efesien. Tentunya dengan tarif yang lebih rendah Di banding taksi membuat saya lebih memilih jasa uber.

Tapi saya juga mencoba mengerti kenapa sampai terjadi aksi demo kemarin. Alasannya tentunya masalah Ekonomi. Mereka sudah putus Asa karena pendapatan mereka berkurang bahkan tidak cukup untuk menghidupi keluarganya.

Saya warga Negara Indonesia, supir taksi maupun supir online adalah saudara kita. Kesejahteraan mereka adalah tanggung jawab Pemerintah dan kita semua. Jadi sebaiknya mulailah memberi kritik yang membangun dan tepat Sasaran.

Disini tidak ada yang Menang atau kalah.. Tapi bagaimana sebaiknya Pemerintah, pengusaha taksi dan pengusaha jasa transportasi online (uber, grab etc) bekerja sama dalam membangun negeri ini.

Saya mohon, jangan jadikan rakyat kecil sebagai budak atau alat untuk mencapai tujuan keserakahan oknum oknum tertentu.

Jadi Teman – Teman.. Mengutarakan Pendapat dan kritik adalah Hak setiap warga Negara. Tapi alangkah baiknya mengutarakan Pendapat dan kritik dengan tujuan membangun, kata – kata yang bijak dan tepat Sasaran.

Marilah kembali kita memikirkan kepentingan banyak orang.. Tidak hanya kepentingan diri sendiri.

#berharap suara hati saya terdengar ke para pimpinan Negara, pengusaha taksi, dan pengusaha jasa transportasi online

Facebook Comments