Dollar Index melemah, Rupiah diperkirakan juga ikut melemah – Samuel sekuritas

0
178
Ilustrasi - 123rf.com

Berita Global

·      Data PMI Caixin Manufaktur China melemah menjadi 49,4 di bulan Juni dari 49,6 bulan sebelumnya. Sektor manufaktur China diperkirakan kembali melambat.  (Bloomberg)

·      AS usulkan tambahan tarif US$ 4 miliar atas subsidi pesawat Uni Eropa. (CNBC)

Berita Domestik

·       Kunjungan wisatawan asing turun sepanjang Mei 2019. Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) mengalami penurunan sepanjang Mei 2019. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, kunjungan wisman mencapai 1,26 juta orang atau turun 3,19% dibandingkan dengan April 2019. Namun, secara tahunan, kunjungan wisman meningkat 1,10% dibandingkan Mei 2018. (Kontan)

·       HS Markit melaporkan data Purchasing Manajer’s Index (PMI) Manufaktur Indonesia periode Juni berada di level 50,6. Angka ini turun dibanding periode sebelumnya sebesar 51,6. (Kontan)

·       Kemkeu usulkan dua klasifikasi plastik yang akan dikenakan tarif cukai. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, dua klasifikasi tersebut adalah pertama, jenis bijih plastik virgin berbahan dasar polyethylene atau polypropylene yang memakan waktu penguraian lebih dari 100 tahun. Jenis ini akan dikenakan tarif cukai paling tinggi. (Kontan)

Dollar Index melemah, rupiah diperkirakan bergerak melemahDollar indeks diperkirakan turun ke level 96.4-96,6 terhadap hampir semua mata uang utama lain. Pelemahan dollar index tersebut didorong kekhawatrian melemmahnya ekonomi global terutama pelemahan ekonomi Eropa dan China akibat perang dagang. Caixin PMI China sebagai salah satu indikator awal ekonomi China tercatat turun menjadi 49,4 di bulan Juni dari sebelumnya 49,6. Indikator tersebut menunjukan pelemahan terhadap sektor manufaktur China. Rupiah kemungkinan melemah akibat sentiment pelemahan ekonomi China. Rupiah kemungkinan melemah ke level Rp14.165/USD-Rp 14.180/USD.

samuel sekuritas

Facebook Comments