Berita Utama Ekonomi & Pasar Modal

0
332


Highlights:

·         BSDE: BSD Cetak Marketing Sales Rp 2,7 Triliun

·         PGAS: PGAS Hitung Ulang Belanja Modal

·         Automotive: Penjualan Mobil Semester I Turun 13%

·         KLBF: Siap dukung Jaminan Kesehatan Nasional

·         LPKR: Right Issue Rampung, LPKR Raih Dana Rp 11 triliun

Perkembangan Negosiasi AS-China dipertanyakan, IHSG Rawan Terkoreksi

Pasar saham AS ditutup memerah tipis pada perdagangan semalam. Dow turun -0.09%, S&P500 -0.34% serta Nasdaq -0.43%. Pelemahan terjadi setelah Presiden AS Donald Trump kembali membuat ketegangan berkaitan hubungan dagang kepada China. Trump mengatakan AS dan China masih memerlukan waktu yang panjang sebelum dapat mencapai kesepakatan dagang. Selain itu, Trump juga mengatakan AS masih dapat mengenakan tarif impor tambahan pada barang-barang China senilai USD 325 miliar. Hal ini direspon negatif oleh para pelaku pasar. Namun tetap ada sentimen positif dari rilisnya laporan keuangan 1H19 dimana Goldman Sachs dan J.P. Morgan Chase melaporkan kinerja keuangannya lebih baik daripada estimasi konsensus.

Disisi lain, Gubernur The Fed, Jerome Powell masih mengambil sikap untuk berhati-hati dalam memutuskan kebijakan moneter, terutama suku bunga. Hal ini membuat sedikit kekhawatiran terhadap keputusan apakah The Fed akan memotong suku bunganya pada akhir Juli ini. Data Retail sales AS Juli naik +0.4% MoM diatas konsensus +0.2%, namun Industrial Production Index sebagai proxy dari pertumbuhan PDB tidak tumbuh MoM, dibawah ekspektasi pasar yang memprediksi tumbuh +0.1% MoM.

Bursa Jepang pada pagi ini dibuka -0.31% dan Kospi -1.06% kami memprediksi IHSG akan terkoreksi mengikuti pergerakan bursa saham global ditengah menunggu hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia besok (18 Juli 2019) yang akan menentukan BI7DRR rate, dimana konsensus memperkirakan akan terjadi penurunan -25bps menjadi 5.75%.

samuel sekuritas – cepagram

Baca juga yang ini:

Bunga deposito 1 bulan BTN tertinggi, ini update bunga deposito bank per 16 Juli 2019

Dampak Risiko Geopolitik Memudar, Minyak Mentah Melemah

Facebook Comments