Minim sentimen, IHSG diperkirakan kembali tertekan

0
188
The sun comes out from behind the trees - robsieben

Highlights:

·         UNTR: Operational Updates 6M19

·         Auto: 2 Aturan Terkait Mobil Listrik Terbit Pekan Ini

·         TPIA: Berkolaborasi dengan 2 Perusahaan Internasional

·         BBCA: Laba bersih 1H19 tumbuh +12,6% yoy menjadi Rp 12,9 triliun

Minim sentimen, IHSG diperkirakan kembali tertekan

Earnings season yang sudah dimulai di US masih menjadi sentimen penggerak pasar US. DJIA melemah tertekan oleh kinerja Boeing dan Caterpillar yang kurang menggembirakan. Tekanan juga dihadapi perusahaan teknologi US yang sedang diinvestigasi terhadap isu privasi serta regulasi yang sedang di rumuskan oleh kongres.

Bursa saham merespon sentimen bervariasi, DJIA turun -0,29% menjadi 27.269 sementara Nasdaq menguat +0,85% menjadi 8.321 diikuti S&P500 naik +0,47% menjadi 3.019. Indeks EIDO bergerak flat (-0,02%) dengan bursa Asia pagi ini mixed, Nikkei +0,33% sementara Kospi -0,1%.

Harga minyak dunia turun seiring pemotongan produksi US menghadapi Hurricane Barry. WTI naik +0,2% menjadi $55,9/barrel diikuti Brent +0,08% menjadi $63,2/barrel. IHSG pada Rabu kemarin melemah -0,29% menjadi 6.385 dengan pemberat indeks terbesar adalah Sektor Infrastruktur dan saham TLKM, FREN dan BBRI. Net sell asing pada pasar regular mencapai Rp 342,2 miliar dengan nilai tukar melemah di Rp 13.997/USD.

IHSG hari ini kami perkirakan berpotensi melanjutkan pelemahannya seiring minimnya sentimen baik dari global maupun domestik. Pertemuan Presiden Joko Widodo dengan kolega politik kemarin sudah cukup di priced in oleh investor dengan langkah selanjutnya adalah program pertumbuhan ekonomi pemerintah. – samuel sekuritas

Facebook Comments