ECB Berikan Sinyal Stimulus Moneter, IHSG Diperkirakan Menguat

0
183
Sejumlah wanita menjunjung sesaji saat Hari Raya Galungan di Desa Adat Penglipuran, Bangli, Bali - republika

Highlights:

·         UNVR: Laba bersih naik +5,2% yoy di 1H19

·         Sektor Mining Contractor: Produksi Alat Berat Turun

·         Sektor Cement: ASI Merevisi Target Penjualan Semen

·         WTON: Membidik Tiga Proyek Besar

ECB Berikan Sinyal Stimulus Moneter, IHSG Diperkirakan Menguat

Presiden ECB, Mario Draghi pada hari kemarin memberikan sinyal bahwa ECB siap untuk memberikan stimulus moneter tambahan, dikarenakan melihat perlambatan ekonomi Euro area saat ini. Bentuk stimulus tersebut berupa penurunan deposit rate dan juga quantitative easing melalui pembelian obligasi oleh ECB, membuat kenaikan harga Obligasi Eropa berlanjut dimana Germany 10 Year Bond Yield sempat menyentuh level terendah -0.418%. Sementara itu, bursa AS bergerak melemah, S&P 500 turun -0.53%, DJI turun -0.47% dan Nasdaq turun -1.08%. Earnings season dan ekspektasi penurunan suku bunga The Fed pada pekan depan, masih menjadi sentimen penggerak bursa AS sampai akhir pekan ini.

Di bursa komoditas, CPO menguat +1.4% menjaganya pada level diatas MYR 2.000 / Ton, sedangkan nickel kembali melemah -3.3%, emas flat +0.09% di harga USD 1.425/Troy Ounce, dan Brent Oil flat +0.03% pada level harga USD 63.2/Barrel.

IHSG hari ini diperkirakan melanjutkan penguatan seiring dengan adanya sentimen positif terutama sinyal stimulus moneter dari Eropa yang memberikan dorongan lebih pada emerging market seperti Indonesia.

Facebook Comments