Sentimen Negatif Regional Membayangi IHSG; Isu Perang Dagang Yang tak Kunjung Usai

0
67
Tamansari Bukit Mutiara - Balikpapan

Highlights:

·         ANTM: Cari mitra strategis untuk kembangkan baterai kendaraan listrik

·         Sektor CPO: Target B50 berlaku akhir 2020

·         ITMG: Laba bersih 2Q19 turun -31% yoy/22% qoq

·         PEHA: Bidik pendapatan Rp 1,5 triliun atau naik 47% yoy

·         Poultry: Emiten Cemas Terhadap terbukanya keran impor daging ayam Brasil

Sentimen Negatif Regional Membayangi IHSG

Bursa AS pada perdagangan semalam 12 Agustus 2019 ditutup melemah: Dow -1,5%; S&P -1,2% dan Nasdaq hingga -1,2%. Penurunan bursa saham AS terdampak dari yield obligasi tenor 10 tahun AS kembali turun menjadi 1,63%. Selain itu spread antara yield treasury tenor 2 tahun dan 10 tahun menyempit hanya tinggal 6 bps saja.

Ketegangan di sejumlah negara juga membawa sentimen negatif.  Aksi gelombang massa di Hong Kong yang belum terlihat adanya hasil yang memuaskan para demonstran. Di Timur Tengah, operasi pengamanan AS memicu ketegangan dengan Iran. Sementara di Argentina presiden Mauricio Macri yang menjalankan program pengetatan fiskal sepertinya tidak akan terpilih kembali pada pemilu mendatang. Jika reformasi fiskal ditinggalkan, maka dikuatirkan Argentina kembali terjebak krisis.

Isu perang dagang yang tidak kunjung membaik membuat investor mulai memperkirakan perang dagang tidak akan usai dalam waktu dekat, setidaknya akan terus berlanjut hingga Pemilu AS 2020. Pagi ini, Bursa Jepang dan Korea dibuka di zona merah mengikuti pelemahan penutupan bursa AS semalam. Dengan sentimen regional yang negatif, hari ini IHSG diprediksi masih akan melanjutkan pelemahan. – SSI

Baca juga ini:

Meski Sempat Koreksi, Laju Harga Emas Sulit Dibendung

IHSG Dibuka di 2 Arah, Sektor Industri Dasar Cetak Pelemahan Terbesar

Wall Street Ditutup Melemah Tajam, Ini Sentimen Penekannya
_
_______________________________________________________

cepagram.com – the only one in the world of CEPA

Facebook Comments