Market Review 15 Agustus 2019

0
49

Market Review 15 Agustus 2019

Bursa Asia bergerak mixed mengikuti kekhawatiran terjadinya resesi AS akibat pembalikan kurva imbal hasil US Treasury. Dalam negeri, data neraca perdagangan mengalami defisit senilai US$ 63.5 juta, dimana periode sebelumnya (Juni’19) neraca perdagangan mencatatkan surplus sebesar US$200 juta. IHSG ditutup melemah -0.15% ke level Rp 6.257,6. Indeks Sharia ikut mengalami pelemahan ke level 186.4 (-0.2%). Rupiah melemah ke level Rp 14.273/Dolar AS (-0.2%). Data pada pukul 16.15 menunjukkan harga emas dan harga minyak menguat.

Investor Asing hari ini mencatatkan keseluruhan Net Sell sebesar Rp 287.3 miliar. Dimana pada Pasar Reguler, asing mencatatkan Net Sell sebesar Rp 352.0 miliar namun pada pasar Negosiasi mencatatkan Net Buy sebesar Rp 64.7 miliar. Net Sell Asing tertinggi pada pasar Reguler dicatatkan oleh saham BBRI (Rp 230.9 miliar), BBCA (Rp 97.1 miliar) dan ASII (Rp 56.7 miliar). Sementara, Net Buy Asing tertinggi pasar Reguler dicetak oleh saham TLKM (Rp 225.9 miliar), BNLI (Rp 49.4 miliar), dan ICBP (Rp 29.7 miliar). Enam dari sembilan indeks sektoral menguat hari ini, dengan pemberat terbesar dicatatkan oleh sektor Miscellaneous Industries sementara penopang terbesar oleh sektor Basic Industries. Top Lagging Movers emiten BBRI, ASII, dan BMRI sementara Top Leading Movers emiten dicetak saham INKP, POLL dan TKIM.

Baca Juga :

Monthly Golf CEPA – @PSP, Rabu, 11 September 2019, TeeOff 07.00 Wib

Prada Deri Menangis Beberkan Momen Sebelum Mutilasi Kekasih

Jatah Kursi Menteri Jokowi dari Parpol Hanya 45 Persen, Ini Kata PKB

___________________________________________________________________

cepagram.com – the only one in the world of CEPA

Facebook Comments