Domestik Minim Sentimen, IHSG diperkirakan Flat

0
129
Mahathir & Jokowi - cnbcindonesia

Berita Global

·      Lewat kicauan di Twitter, Trump minta The Fed pangkas suku bunga 1%. (Kontan)

·      Reformasi suku bunga, saham China dan Hongkong terkerek naik. Di bawah mekanisme baru ini, suku bunga pinjaman bank akan dikaitkan dengan suku bunga pinjaman. Nantinya akan dikaitkan dengan suku bunga fasilitas pinjaman jangka menengah (MLF) PBOC. Sehingga membentuk mekanisme transmisi kebijakan yang relatif lancer. (Kontan)

Berita Domestik

·         Pemerintah patok subsidi energi lebih rendah di RAPBN tahun 2020. Dalam Rancangan APBN (RAPBN) 2020, pemerintah menetapkan belanja subsidi energi sebesar Rp 137,5 triliun. Alokasi tersebut lebih rendah dibandingkan anggaran subsidi energi dalam APBN 2019 yang sebesar Rp 159,97 triliun. Juga lebih rendah daripada proyeksi (outlook) realisasi subsidi energi tahun ini sebesar Rp 142,6 triliun.  (Kontan)

·         Pemerintah alokasikan Rp 858,8 triliun untuk transfer daerah dan dana desa. Anggararan terdiri dari Transfer ke Daerah sebesar Rp 786,8 triliun, lebih tinggi 5,4% dari outlook realisasi anggaran transfer ke daerah di 2019 yaitu Rp 744,6 triliun. Sementara, dana desa naik dari Rp 69,8 triliun dalam outlook realisasi 2019 menjadi Rp 72 triliun untuk tahun 2020. (Kontan)

·         Penerimaan cukai hasil tembakau di tahun 2020 diproyeksikan bakal berkontribusi 95,9% atau setara Rp 171,9 triliun dari total proyeksi penerimaan cukai keseluruhan yakni Rp 179,3 triliun. Angka tersebut naik 8,18% dibanding outlook penerimaan tahun 2019 sebanyak Rp 158,9 triliun. (Kontan)

Dollar Index stabil rupiah diperkirakan bergerak menguatDollar indeks diperkirakan bergerak stabil di level 98.2-98,30 terhadap mata uang kuat utama lainya. Stabilnya dollar ditopang oleh menurunkan kekhawatiran investor terhadap kemungkinan resesi ekonomi yang akan terjadi di AS tahun depan setelah bond yield 2 vs 10 tahun di AS mengalami inversi minggu lalu. Hal tersebut mendorong investor kembali berinvestasi di pasar saham serta menurunkan tekanan terhadap mata uang negara berkemabang. Rupiah diperkirakan menguat seiring stabilnya indeks dollar tersebut serta kemungkinan lelang Sukuk hari ini yang akan mendorong arus modal masuk. Rupiah kemungkinan menguat ke level Rp14.200/USD-Rp 14.230/USD.

Highlights:

·         BMRI: Lepas MAGI dan beralih ke instrumen produktif

·         KIJA: Pemerintah Fokuskan KEK Kendal untuk Sektor Industri

·         BBTN: Pertumbuhan aset paling tinggi di antara bank-bank besar

·         JPFA : MA Tolak Kasasi JPFA

·         MEDC: MEDC Siapkan IPO Medco Power dan Amman Mineral

·         Cigarette : Harga Rokok makin Mahal Tahun Depan

Domestik Minim Sentimen, IHSG diperkirakan Flat

Pada perdagangan kemarin, 19 Agustus 2019 Bursa Asia kompak ditutup menguat kemarin: Nikkei +0,71%, Shanghai +2,1%, Hang Seng +2,17%, Straits Times +0,41% dan Kospi 0,66%. IHSG juga berhasil ditutup menguat tipis 0,16% setelah sempat turun ke zona merah. Demikian juga dengan Bursa AS pada perdagangan semalam ditutup menguat: Dow +0,96%; S&P +1,21% dan Nasdaq +1,35%.

Investor mulai optimis adanya stimulus ekonomi di Jerman dan China. Di China, PBoC untuk pertama kalinya akan mengumumkan Loan Prime Rate secara bulanan dengan mekanisme baru, sehingga ada dugaan bank sentral China tersebut akan manurunkan suku bunga acuan dari posisi saat ini 4,35%. Dari Eropa, Menteri Keuangan Jerman Olaf Scholz akan menyediakan tambahan belanja senilai 50 miliar euro demi mempercepat perputaran ekonomi. Sementara dari AS, beredar kabar peluang pemangkasan pajak pendapatan warga AS untuk sementara waktu untuk mendorong konsumsi, dimana 67% PDB AS berasal dari aktivitas konsumsi.

Pasar domestik masih diwarnai menunggu kebijakan dari rapat dewan gubenur Agustus yang akan dilakukan tanggal 21-22 Agustus 2019.  Bursa Jepang dan Korea dibuka menguat pagi ini, hari ini IHSG diprediksi bergerak flat cenderung menguat.

Baca juga ini:

Masih Kuat Nanjak, IHSG Dibuka Positif ke 6.312

Belajar Pajak? Kami Ahlinya!

Facebook Comments