Market Review 26 Agustus 2019

0
538

Bursa Asia melemah ditengah eskalasi tensi perang dagang AS-China. Presiden Trump menyatakan via Twitter bahwa Amerika akan menaikkan tarif sejumlah barang impor asal China senilai US$ 250 juta dari 25% menjadi 30%, karena sebelumnya Beijing menyatakan akan membalas AS dengan mengenakan tarif terhadap barang impor AS senilai US$ 75 juta. IHSG ditutup negatif -0.66% ke level 6.214,5. Indeks Sharia melemah ke level 187.7 (-0.6%), dan Rupiah melemah ke level Rp 14.243/Dolar AS (-0.2%). Data pada pukul 16.15 menunjukkan harga emas dan minyak menguat.

Investor Asing hari ini mencatatkan keseluruhan Net Sell sebesar Rp 904.4 miliar. Dimana pada Pasar Reguler, asing mencatatkan Net Sell sebesar Rp 889.5 miliar, sedangkan pada pasar Negosiasi mencatatkan Net Sell sebesar Rp 14.9 miliar. Net Sell Asing tertinggi pada pasar Reguler dicatatkan oleh saham TLKM (Rp 137.5 miliar), POWR (Rp 132.2 miliar) dan BMRI (Rp 102.3 miliar). Sementara, Net Buy Asing tertinggi pasar Reguler dicetak oleh saham PNBN (Rp 14.1 miliar), ASII (Rp 11.7 miliar), dan JPFA (Rp 10.8 miliar). Pemberat indeks terbesar hari ini dicatatkan oleh sektor Basic Industries sementara penopang terbesar oleh sektor Agriculture. Top Lagging Movers emiten SMMA, BMRI, TLKM sementara Top Leading Movers emiten dicetak saham PGAS, TOPS, ADRO.

JCI Index: 6,214.5  (-0.66%)
Market Cap: Rp 6,974.3 trillion

Baca juga ini:

Resmi! Jokowi Putuskan Ibu Kota RI Pindah ke Kaltim

IHSG turun dengan net sell Rp 902 miliar pada penutupan perdagangan Senin (26/8)

Diguyur Insentif Pajak, Adaro Siap Borong Alat Berat

 

Facebook Comments