Harga Minyak Terbang Tinggi, Memberikan Sentimen Negatif Pada IHSG

0
93
Kilang RU VI Balongan

Hihglights

·      Cigarette: Kenaikan Cukai 23% Beratkan Industri Tembakau

·      WSKT: Pefindo Pertahankan Peringkat Waskita Toll

Harga Minyak Terbang Tinggi, Memberikan Sentimen Negatif Pada IHSG

Pada pagi ini, harga minyak meningkat signifikan lebih dari 10% akibat adanya serangan drone yang menyerang ladang minyak Arab Saudi pada akhir pekan lalu. Minyak mentah West Texas Intermediate naik 10.4% atau sekitar US$ 5,7 sehingga harga minyak menyentuh pada angka US$ 60,6 per barel. Sedangkan minyak mentah Brent meningkat sebesar 11,8% atau sekitar US$7,1 menjadi US$ 67,3. Hal ini  membuat harga minyak menyentuh ke level tertinggi pada enam bulan terakhir.  Kenaikan harga minyak menandakan awal yang lemah untuk pasar saham Asia, E-Minis S&P 500 turun 0,4% sementara untuk E-Minis Dow turun 0,3%.

Di pasar valuta, kurs yen terhadap dollar US naik 0,2% menjadi 107,8 per dolar AS. Dolar Kanada juga naik 0,5% mengikuti kenaikan harga minyak. Untuk harga emas hari ini naik sekitar 1% di awal perdagangan ASIA menjadi US$ 1.503,09 per troi ounce. Bursa Saham Amerika Serikat yaitu S&P 500 ditutup flat (0,072%), Dow Jones naik tipis sekitar 0,14%, dan Nasdaq turun 0,31%. Sedangkan bursa saham Asia pada pagi hari ini, Nikkei naik +228,68 basis poin atau sekitar 1,05%, Kosdaq naik 0,37%, dan ASX bergerak flat 0,04%.

Pada perdagangan bursa Jumat pekan lalu, Indek Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 0.12% atau ke level 6.282. Namun, kami memperkirakan IHSG berpeluang terkoreksi walau terbatas karena sentimen negatif dari pasar global.

Facebook Comments