Minim Sentimen Positif, IHSG Diperkirakan Masih Flat

0
257
Pelaksaaan Jalan Tol Cileunyi - Sumedang - Dawuhan

Highlights:

·      INCO               : Divestasi 20% Saham Vale Indonesia Dipercepat

·      Sektor Metal: Perang Dagang Memberikan Sentimen Positif Bagi Harga Emas

·      JSMR               : Tol Japek II Selatan Ditargetkan Selesai 2023

·      GIAA               : Berlanjutnya Pertumbuhan Kinerja Garuda

·      Perbankan    : NPL membengkak jika ekspansi kredit dipaksakan

·      TBIG                : Terbitkan Notes USD 650 Juta

Minim Sentimen Positif, IHSG Diperkirakan Masih Flat

Pada perdagangan semalam 23/9/2019 bursa AS ditutup flat: Dow Jones +0.06%; S&P -0.01% dan Nasdaq -0,06% walaupun data ekonomi AS yang dirilis kemarin cukup baik. Disisi lain pelaku pasar khawatir dengan data PMI indeks manufaktur September Perancis yang turun menjadi 50,3  lebih rendah dari 51,1 bulan sebelumnya dan ekspektasi di 51,2. Demikian juga dengan Jerman, PMI indeks manufaktur September  turun ke 41,4 dari 43,5 bulan sebelumnya dan ekspektasi pasar di 44. Data tersebut menunjukkan kegiatan manufaktur yang mengalami kontraksi.

Sementara IHSG kemarin ditutup melemah -0.4% mengikuti beberapa bursa Asia lainnya seperti Hang Seng -0.81%, Shanghai -1% dan Strait Times -0.4%. Dengan demikian IHSG telah ditutup melemah 3 hari berturut-turut dan Rupiah ditutup melemah pada level Rp14,087/US$. Penurunan di Asia terimbas tensi perang dagang dimana delegasi China membatalkan kunjungan ke wilayah pertanian AS dan aksi demonstrasi Hong Kong yang belum terlihat ujungnya. Aksi demonstrasi juga terjadi di dalam negeri di gedung DPR RI kemarin dan akan berlanjut hari ini memprotes RUU KUHP.

Pagi ini indeks Asia dibuka flat; Nikkei dibuka menguat tipis 0,07%, Kospi dibuka turun tipis -0.08%. Dengan minimnya sentimen positif yang menggerakkan pasar, kami perkirakan IHSG masih bergerak flat.

Baca juga:

Jawa Bakal Miliki Jaringan Tol Terlengkap, Ini Ruas Baru yang Akan Dibangun

Facebook Comments