Bursa US dan Asia Merah, IHSG diprediksi Kembali Terkoreksi

0
129
Penambangan Batubara - gbr: tirto.id

Highlights

·      Retail              : Peritel Terus Ekspansi Menjelang Tutup Tahun

·      Sektor Coal  : Pertaruhan BUMN dan Swasta di RUU Minerba

·      ANTM             : Urung akuisisi NHM, Aneka Tambang fokus di proyek hilirisasi

·      ADRO              : ADRO Menjajaki Penerbitan Surat Utang

·      GIAA               : Garuda Indonesia Melebarkan Lini Usaha Kargo

·      BRPT               : Laba Bersih Tergerus -73.8%

·      TINS                : Laba Bersih 2Q19 -183% yoy/-132% qoq

·      APLN               : Pefindo Naikkan Peringkat Utang APLN  idBBB+

·      UNVR             : Stock Split, UNVR Bisa Jadi Primadona

Bursa US dan Asia Merah, IHSG diprediksi Kembali Terkoreksi

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali melemah pada perdagangan Jumat (27/9). IHSG turun -0,54% menjadi 6.197. Asing masih melakukan net sell sebesar Rp338,34 Miliar. Selain itu, IHSG masih akan mendapatkan sentimen negatif dari global. Di antaranya, perang dagang Amerika Serikat dengan China yang belum mencapai titik temu. Lalu, isu pemakzulan Presiden AS Donald Trump yang bisa mempengaruhi pergerakan IHSG. Trump dituduh melakukan penyalahgunaan wewenang sehingga Parlemen AS menyusun penyelidikan mosi tidak percaya. Untuk  situasi politik di Indonesia juga patut diwaspadai. Gejolak politik dan demonstrasi terkait penolakan RUU KUHP dan RUU KPK dapat menjadi katalis negatif yang memperberat laju IHSG.

Pada Jumat (27/9) pekan lalu. bursa saham US ditutup dengan kondisi mengalami penurunan. Bursa saham Dow Jones turun sebesar -0.26%, S&P 500 turun sebesar -0.53%, dan bursa saham Nasdaq mengalami penurunan yang paling besar sebesar -1.13%.

Sedangkan bursa saham Asia dibuka hari ini Senin (30/9) dengan kondisi melemah. Bursa saham Nikkei turun -0.49% dan Kospi yang juga mengalami pelemahan sebesar -0.19%. Kami perkirakan IHSG akan kembali terkoreksi, menyusul melemahnya bursa saham US dan Asia dan adanya beberapa sentimen negatif dari luar maupun dalam negeri.

Baca juga ini:

Pemilih Jokowi Anggap UU KPK Lemahkan KPK, Begini Respons Istana

Facebook Comments