Menanti Data Neraca Dagang, IHSG Diperkirakan Flat

0
269
Kilang RU VI Balongan

Highlights

·      LPKR                : Membukukan Marketing Sales Rp1,14T Hingga Periode 9M19

·      INCO               : MIND ID Mulai Proses Akuisisi 20% Saham Vale

·      Media            : Saham Digital Mediatama Kelebihan Permintaan 7,1 Kali

Menanti Data Neraca Dagang, IHSG Diperkirakan Flat

Pada perdagangan semalam 14/10/2019 bursa AS ditutup flat: Dow Jones -0.11%; S&P -0.14% dan Nasdaq -0.1%. Sementara itu bursa Asia ditutup menguat: Shanghai +1.15%, Kospi +1.1% dan Hang Seng +0.8%. IHSG juga mengikuti ditutup di zona hijau +0.4%. Menguatnya bursa Asia dipicu oleh berita tentang kesepakatan parsial negosiasi dagang AS-China.

Beberapa data perdagangan September dari China menunjukkan pelemahan dimana ekspor -3.2% YoY (vs Agustus -1% dan konsensus -3%) dan impor -8.5% YoY (vs Agustus -5.6% dan konsensus -5.2%). Namun data neraca dagang lebih baik dari ekspektasi yaitu surplus US$39.5 miliar (vs Agustus surplus US$34.8 miliar dan konsensus surplus US$33.3 miliar). Pagi ini juga akan diumumkan tingkat inflasi China yang diprediksi berada dilevel 2.9% lebih tinggi dari bulan sebelumnya 2.8%. Data inflasi dari negara-negara lain seperti Inggris, Kanada, dan Jepang juga akan dirilis dalam minggu ini.

Dari dalam negeri siang ini juga akan dirilis data ekspor, impor dan neraca perdagangan Indonesia periode September 2019. Konsensus memprediksi neraca perdagangan September akan surplus US$104 juta. Neraca dagang bulan sebelumnya (Agustus) menunjukkan surplus US$85,1 juta. Kami perkirakan IHSG hari ini akan bergerak flat menanti rilis data neraca perdagangan.

Baca juga ini:

AS-China Rupanya Belum Deal, Harga Minyak Terkoreksi

Facebook Comments