IHSG Cenderung Menguat Hari Ini

0
75

Highlights

· KLBF : Pertahankan margin laba dua digit

· ADRO : Global Bond Adaro Diburu Investor

· ELSA : Blok Migas Pertamina Topang Keuangan Elnusa

· MAPI : Pendapatan Grup MAP Naik Dua Digit

IHSG Cenderung Menguat Hari Ini

Perekonomian Hong Kong akhirnya masuk ke jurang resesi untuk pertama kalinya dalam 10 tahun pada kuartal III-2019. Resesi tersebut dipengaruhi oleh aksi protes anti pemerintah yang berakhir ricuh dan perang dagang AS-China yang tak kunjung usai. Aksi protes tersebut telah berlangsung selama lima bulan telah memukul sektor ritel dan pariwisata Hong Kong. Perekonomian Hong Kong terkontraksi -3,2% pada kuartal III 2019.

Dari data dalam negeri, pelaku pasar akan menanti data pertumbuhan PDB Indonesia. Ekonom Samuel Sekuritas, Ahmad Mikail, memproyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal ketiga 2019 hanya sebesar 4,9% yoy. Namun, Bank Indonesia menyatakan optimis masih di atas 5% pada laju pertumbuhan PDB Indonesia. Selain itu, BPS telah mengumumkan bahwa pada bulan lalu terjadi inflasi sebesar 0,02% MOM atau untuk inflasi tahun kalender Januari-Oktober 2019 mencapai 2,22%.

Jumat pekan lalu (1/11), bursa saham AS ditutup menguat. Dow Jones  mengalami penguatan +1,11%, Nasdaq +1,13%, dan S&P +0,97%. Sementara itu, bursa saham Eropa juga mengalami penguatan. FTSE dan Euro Stoxx masing-masing naik sebesar +0,75% dan +0,54%. Untuk bursa saham regional Asia, pada pagi hari ini dibuka dengan positif, ASX mengalami penguatan sebesar +0,29% dan Kospi +0,62%. Sementara bursa Saham Nikkei pada hari ini tidak dibuka dikarenakan adanya hari libur kebudayaan.

Baca juga ini:

Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) menolak rencana kenaikan upah minimum provinsi (UMP) 2019 sebesar 8,03%. Para buruh meminta kenaikan upah sebesar 20-25%.

AS-China Segera Teken Kesepakatan, Bursa Asia Kompak Menguat

Facebook Comments