Adanya Berita Baik dari Perang Dagang AS dan China, IHSG diperkirakan Menguat Terbatas

0
110
March 15,1916 US President Woodrow Wilson sends 4,800 U.S troops over the U.S.Mexico border to pursue Pancho Villa. @historylvrsclub

Highlights

· ANTM : Finalisasi JV dengan Shandong Xinhai

· Sektor Metal : Realisasi Ekspor Bijih Nikel Lampaui Kuota

· TPIA : Menggabungkan anak usaha tanpa Buyback Saham

· CPO : Harga CPO terus menunjukan Reli Sepanjang November 2019

Adanya Berita Baik dari Perang Dagang AS dan China, IHSG diperkirakan Menguat Terbatas

Pada Minggu (17/11), kementerian perdagangan China mengumumkan bahwa terdapat pembicaraan yang konstruktif antara AS dan China. Berbicara melalui telepon dengan Perwakilan Dagang AS (Robert Lighthizer) dan Menteri Keuangan AS (Steven Mnuchin), Wakil Perdana Menteri China (Liu He) diberitakan membangun diskusi yang signifikan mengenai masalah yang jadi fokus masing-masing negara. Sementara itu, Penasehat Ekonomi Gedung Putih, Larry Kudlow mengatakan Washington dan Beijing sudah semakin dekat dengan pembicaraan damai.

Untuk berita dalam negeri sendiri, pada Jumat (16/11), BPS mengumumkan, neraca dagang Indonesia per Oktober 2019 mencatatkan surplus sebesar US$ 161 juta dengan total ekspor sebesar US$ 14,93 miliar dan impor sebesar US$ 14,77 miliar.

Pada Jumat lalu (15/11), bursa saham AS ditutup menguat, Dow Jones naik sebesar +0,80%, S&P menguat +0,77%, dan Nasdaq naik sebesar +0,73%. Sementara itu bursa saham Eropa juga ditutup dengan positif. Euro Stoxx dan FTSE naik masing-masing sebesar +0,62% dan +0,14%. Pada pagi hari ini (18/11), untuk bursa saham Asia dibuka dengan mixed cenderung melemah. Nikkei dibuka flat +0.040%, ASX melemah sebesar -0,57%, dan Kospi sebesar -0,20%. IHSG pada Jumat pekan lalu (15/11) ditutup menguat (+0,48%) pada level 6.128. Kami perkirakan IHSG akan menguat terbatas dengan adanya sentimen positif dari luar dan dalam negeri.

Baca juga:

Rencana Erick Thohir Bongkar Pasang Bos BUMN, Perbankan hingga Energi

Mendikbud Nadiem Makarim Mulai Bahas Perubahan Kurikulum Pendidikan

Facebook Comments