“Mengenal format pertandingan dan jenis permainan dalam olah raga golf”

0
61
A pencil sitting on a golf score card

Format Pertandingan

Dalam olah raga golf dikenal terdapat beberapa jenis format pertandingan atau scoring sistem antara lain, Gross Stroke Play, Stroke Play on Hadicap, Sistem 36, Match Play, Stableford, Modified Stableford, Peoria dan lain sebagainya.

Gross Stroke Play

Adalah perhitungan skor hasil permainan golf yang dihitung secara utuh (gross), system ini biasanya digunakan untuk pertandingan golf dikalangan pemain golf professional yang sudah tidak memiliki handicap lagi seperti pada turnamen-turnamen besar yang dilaksanakan oleh PGA, USGA, ASIAN TOUR dan lain-lain.

Stroke Play on Handicap

Sistem pertandingan ini lazimnya digunakan untuk pertandingan golf dikalangan pemain golf amatir yang masih memiliki handicap, dimana hasil gross score dari setiap pemain akan dikurangi oleh handicap dari masing-masing pemain dengan hasil score akhir setelah dikurangi handicap dinamakan Nett Score, dan pemenangnya adalah pemain yang memiliki Nett Score terbaik.

Sistem 36

Sistem 36 ini digunakan biasanya pada sebuah turnamen golf yang para peserta nya tidak diketahui handicapnya atau handicapnya diragukan sehingga untuk menghindari penentuan handicap yang salah karena pada umumnya pemain amatir di Indonesia masih banyak yang tidak memiliki kartu handicap maka dipilih dengan menggunakan system 36 yang akan menghasilkan handicap of the day (handicap hanya untuk hari itu saja).

Untuk penentuan handicap dalam system 36 yaitu dengan cara menghitung hasil pukulan yang diperoleh pada setiap hole, jika didapat double bogey maka nilainya (0), bogey (1), Par, Birdie dan diatasnya (2), kemudian perolehan nilai sepanjang 18 hole dijumlahkan dan jumlah tersebut menjadi pengurang dari 36.

dan pemenangnya adalah pemain yang memiliki Nett Score terbaik.

Contoh perhitungan ;

picture1-sistem-36

Match Play

Match play adalah pertandingan golf secara individu, pemenang nya ditentukan oleh score terbaik pada setiap hole, pemain yang lebih banyak meraih skor terbaik dalam setiap hole adalah sebagai pemenang match play.

Stableford

Sistem stableford dapat digunakan untuk pemain yang sudah professional maupun pemain amatir, untuk pemain amatir tetap harus menggunakan handicap stroke dimana handicap stroke tersebut digunakan untuk mendapatkan stroke pada hole yang mempunyai handicap index lebih kecil dari handicap stroke pemainnya, misalnya seorang pemain mempunyai handicap stroke di lapangan yang bersangkutan adalah 10, maka pemain tersebut mendapatkan stroke dalam 10 hole yang handicap index nya lebih kecil dari 10 atau sama dengan 10.

Stable ford poin dihitung berdasarkan jumlah poin yang diperoleh pada setiap hole, double bogey dan selebihnya (0), bogey (1), par (2), birdie (3), eagle (4) dan albatros (5) untuk pemain amatir poin nya dihitung juga berdasarkan hole-hole yang mendapatkan stroke.
picture2-stableford-scoring

Stableford Modified

Sama dengan format stableford pada uraian terbut diatas bahwa format pertandingan ini dapat digunakan untuk pemain professional maupun untuk pemain amatir yang masih memiliki handicap, namun perhitungan point nya berbeda stableford diatas, perhitungan stableford modified menggunakan point sebagai berikut : Double Bogey keatas (-3), Bogey (-1), Par (0), Birdie (2), Eagle (5) dan Albatros (8). picture3-stableford-modified

Par dan Bogey

Dalam kompetisi par dan bogey, setiap peserta bertanding melawan lapangan. Pada setiap lubang, pemain bersaing melawan par atau bogey (dalam pengertian tradisional), dan “menang” jika mereka mencetak birdie atau lebih baik, “kalah” jika mereka mencetak satu di atas par (bogey) atau lebih buruk, dan “membagi dua” (halve) dengan mencetak par. Pemain yang memiliki perbedaan menang-kalah terbaik adalah pemenangnya.

Peoria Scoring Sistem

Peoria scoring sistem hampir mirip dengan sistem 36 yaitu menghasilkan handicap pemain hanya untuk hari itu saja atau “Handicap of the day”, jika dalam sistem 36 penentuan handicapnya dihitung berdasarkan keseluruhan hole tetapi dalam Peoria sistem penentuan handicap dihitung hanya dari 6 (enam) hole yang ditentukan oleh komite pertandingan secara rahasia dan tidak boleh ada satu pemainpun yang mengetahui hole mana yang ditentukan oleh komite pertandingan untuk penentuan handicap tersebut.

Cara perhitungan handicap dalam Peoria sistem ini adalah sebagai berikut :

  • Tahap pertama, seluruh pemain dipersilahkan main seperti biasanya.
  • Selesai permainan, komite pertandingan menghitung scoring seluruh pemain guna penentuan handicap masing-masing pemain, misalnya pemain A main dengan total score 32 pada 6 hole yang ditentukan oleh komite pertandingan secara rahasia, maka handicap pemain tersebut adalah : 32 x 3 = 96 – 72 = 24 x 80% = 19,2 dibulatkan menjadi 19. Maka pemain tersebut ditetapkan memiliki handicap hari itu adalah 19.
  • Jika pemain tersebut memiliki score akhir 92 pada permainan hari itu maka nett score pemain tersebut adalah 92 – 19 = 73.

Double Peoria Scoring Sistem

Perhitungan untuk Double Peoria Scoring Sistem sama halnya dengan Peoria Scoring sistem, perbedaannya adalah pada Double Peoria Scoring sistem  Komite pertandingan menentukan secara rahasia sebanyak 12 hole untuk penentuan handicap dan seterusnya dihitung seperti pada Peoria sistem namun pengalinya bukan 3 tapi 1.5 kemudian hasilnya dihitung 100% sedangkan dalam Peoria Scoring Sistem dihitung 80%.

contoh :

  • misalnya pemain A main dengan total score 62 pada 12 hole yang ditentukan oleh komite pertandingan secara rahasia, maka handicap pemain tersebut adalah : 62 x 1.5 = 93 – 72 = 21. Maka pemain tersebut ditetapkan memiliki handicap hari itu adalah 21 (dihitung 100%).
  • Jika pemain tersebut memiliki score akhir 93 pada permainan hari itu maka nett score pemain tersebut adalah 93 – 21 = 72.

 

Jenis Permainan Dalam Olah Raga Golf.

Bersambung……………………..

 

 

“Bahar”

Baca juga

Manfaat Komunitas/Klub Golf bagian 1

 

Manfaat Komunitas/Klub Golf bag. 2

Facebook Comments