IHSG Berpeluang Naik Terbatas

0
99
NYtime

Highlights

·   Oil and Gas  : Harga Solar Jatuh, Mandatori B30 Tetap Jalan

·   Perbankan   : 74 bank telah merestrukturisasi kredit sebesar Rp 207,2   triliun akibat Covid-19

·   TLKM            : Perkantoran Tutup, Bisnis Lesu

·   Perbankan   : DPK tumbuh +9,6% yoy per Maret 2020

IHSG Berpeluang Naik Terbatas

Bursa saham AS pada perdagangan semalam ditutup naik. Dow menguat +0,56%, sedangkan S&P500 +0,90% dan Nasdaq +1,13%. Kenaikan indeks saham didukung optimisme pasar terhadap peluang pembukaan kembali aktivitas perekonomian di AS. Hal tersebut dapat membantu ekonomi AS untuk bangkit. Namun penguatan tertahan dengan adanya beberapa sentimen negatif. Salah satunya adalah komentar chairman The Fed, Richard Clarida yang mengungkapkan bahwa kemungkinan ekonomi AS memerlukan dukungan fiskal dan moneter tambahan. Selain itu, sektor jasa AS terkontraksi dengan indeks ISM non mmanufaktur bulan April sebesat 41,8 dibanding maret yang masih berada di level 52,5 dan terendah sejak 2019.

Dari pasar komoditas, harga minyak Brent melonjak +13,86% ke level USD 30,97/barel. sedangkan harga minyak WTI terangkat -20,45% ke level USD 24,56/barel. Kenaikan didukung potensi pembukaan kembali sebagian aktifitas perekonomian di beberapa negara yang membuat permintaan minyak naik, serta pemangkasan produksi yang akan dilakukan dalam waktu dekat.

Dari dalam negeri, sentimen positif datang bagi industri properti dimana adanya rencana relaksasi bunga kredit perumahan. Pagi ini pasar Asia bergerak dengan kecenderungan mix, indeks Kospi dibuka naik +1,06%, sedangkan ASX terkoreksi tipis -0,36%. Di sisi lain, bursa saham Jepang masih libur. Kami memprediksi IHSG hari ini berpeluang menguat terbatas didorong penguatan bursa global di tengah PDB Indonesia 1Q20 yang hanya tumbuh 2,97% (dibawah estimasi ekonom SSI 3,5%).

Baca juga ini:

|PeduliBencanaCovid-19| Update Bakti Sosial CEPA & SJS (Sd saat ini terkumpul Rp. 105,4 juta)

Facebook Comments