Sunday, June 23, 2024
Google search engine
HomeKonstruksiAlat BeratWDA – Pelatihan ONLINE – Analisis Risiko Konstruksi dan Operasional Pelabuhan termasuk...

WDA – Pelatihan ONLINE – Analisis Risiko Konstruksi dan Operasional Pelabuhan termasuk Analisis Klaim dan Solusi (Re)Asuransi – Rabu, 05 April 2023 | 0900 – 1200 | POJK no. 44/2020

WDA – Pelatihan ONLINE – Analisis Risiko Konstruksi dan Operasional Pelabuhan termasuk Analisis Klaim dan Solusi (Re)Asuransi – Rabu, 05 April 2023 | 0900 – 1200 | POJK no. 44/2020

 

 

Tautan pendaftaran:
http://bit.ly/Seminar-5Apr23

 

Inilah Lima Pelabuhan Terbesar di Asia Tenggara

Pengertian, Peran dan Fungsi Pelabuhan - Pelayaran Indonesia

Ekspor dan Impor Mulai Naik, Aktivitas Pelabuhan Meningkat

Gallery - Green Land Logistic | Trucking | Air | Sea Freight in Malaysia

Pelayanan bongkar-muat di pelabuhan Palembang normal - ANTARA News ...

ICTSI installs more reach stackers at Manila, Subic ports | PortCalls ...

Huge Container Gantry Cranes for the Port of Hamburg - Lift and Hoist ...

Ems Port Agency Takes Delivery of Two Mobile Harbour Cranes - Logistics ...

 

Insiden di Pelabuhan:

 

Pasca Insiden Kapal di Pelabuhan Tanjung Mas, Pelayanan Operasional ...

Pasca Insiden Kapal di Pelabuhan Tanjung Mas, Pelayanan Operasional Pelabuhan Dipastikan Berjalan Normal

SIGIJATENG, Semarang – Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut melalui Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Semarang, Jawa Tengah akan berkoordinasi dengan PT. Pelindo III untuk memastikan kelancaran pelayanan kapal di Terminal Peti Kemas Semarang (TPKS) pasca insiden kapal MV. Soul of Luck yang menyenggol crane pada Minggu (14/07/19) pukul 17.10 WIB di Semarang.

Akibat kejadian tersebut, 1 unit Container Crane no. 3 roboh dan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

“Kapal MV. Soul of Luck yang diageni oleh PT. Layar Sentosa menyenggol crane di dermaga TPKS sehingga 1 unit Container Crane 3 ambruk. Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Namun ada korban luka ringan 1 orang yaitu operator head truk yang langsung dibawa ke rumah sakit Panti Wilasa Citarum,” ujar Kepala KSOP Kelas I Tanjung Emas Semarang, Ahmad Wahid.

Kapal kontainer berbendera Panama dengan registrasi IMO 9148647 tersebut berlayar dari  Pelabuhan Port Klang Malaysia pada tanggal 11 Juli  2019 dan tiba di Pelabuhan Semarang 14 Juli 2019 pukul 17.10 WIB.

Menurut Wahid, insiden tersebut melibatkan kapal KT Jayanegara 304, KT Jayanegara 201 yang dioperasikan oleh PT PMS, anak usaha PT Pelindo 3 sebagai induk usaha jasa pelayanan kapal (pandu tunda) dan kapal berbendera Panama, kapal MV Soul of Luck sehingga kapal kargo berbobot GT 16.915 dengan panjang 168.05 meter serta lebar 27 meter ini menyenggol struktur crane di dermaga yang mengakibat 1 unit crane roboh.

 

Tali Kapal Terlepas, Truk Tercebur ke Laut di Pelabuhan Lembar - SuaraNTB

Tali Kapal Terlepas, Truk Tercebur Ke Laut Di Pelabuhan Lembar

Giri Menang (Suara NTB) – Insiden kecelakaan di laut kembali terjadi di lintasan penyeberangan Lembar –  Padangbai,  Senin dini hari, 22 April 2019.

Truk berukuran sedang yang dimuat kapal KMP Munic VII ini terjatuh ketika hendak bersandar di pelabuhan lembar. Insiden ini dipicu tali tross haluan kapal yang terlepas. Akibatnya, kapal bergerak maju sehingga sebagian badan truk tercebur ke laut.

Tak ada korban dalam insiden ini. Namun truk mengalami kerusakan.  Pihak otoritas pelabuhan dalam hal ini BPTD bersama instansi terkait pun telah melakukan penanganan di lokasi kejadian. Truk kemudian dievakuasi menggunakan bantuan alat. Sedangkan kapal diizinkan kembali meninggalkan dermaga.

Koordinator Satuan Pelayanan Penyeberangan BPTD wilayah Lembar Nelson Dalo mengatakan insiden  tersebut terjadi sekitar jam 03.46 dini hari saat kapal nyadar di Pelabuhan Lembar.

“Kejadian itu saat kapal bongkar muat dini hari tadi, penyebab tali tross (haluan) terlepas, sehingga kapal maju terus truk mundur dan  tercebur sebagian badan truk.  Tidak semua tercebur ke luat,” Kata Nelson. Truk ini, kata dia, diangkut kapal Munic 7, berangkat dari Padangbai dan tiba di pelabuhan Lembar dini hari sekitar pukul 03.46 wita. Kapal pun melakukan bongkar muat beberapa saat setelah tiba di pelabuhan lembar.

Saat dilakukan bongkar muat, jelas Neslon, tali tross atau haluan kapal terlepas sehingga kapal pun maju.  Saat bersamaan truk keluar dari kapal hampir setengah melewati jembatan penyeberangan.  Akibat kapal maju, jembatan pun turun dan bagian ujung hanyut ke laut, sehingga mengakibatkan truk bermuatan spandek ikut tercebur.

Untuk penanganan kejadian ini, pada pagi harinya pihaknya sudah mengevakuasi truk menggunakan alat bantu. Sedangkan Kapal sudah meninggalkan dermaga setelah melakukan bongkaran. Kejadian ini tidak menyebabkan kerusakan dermaga. Namun truk mengalami kerusakan. Truk ini sendiri berencana hendak mengangkut material ke Mataram.

Lebih jauh kata dia, soal evaluasi pihak BPTD terhadap sering kalinya terjadi insiden di laut di pelintasan Lembar-Padang bai, terkait pengawasan muatan ada di jembatan timbang.

“Kalau muatan yang berlebihan urusan di jembatan timbang,” jelas dia.

Khusus muatan kapal munic ini menurut dia normal karena berkisar 16 ton. Diakui muatan truk memang sering kali berlebihan dan melanggar batas maksimal ketinggian. Padahal Sebelum ke pelabuhan, muatan truk ini sendiri ditimbang dulu tonase dan tingginya di jembatan timbang Bertais.

Truk yang ditemukan melebihi standar tinggi dan berat, langsung diturunkan muatannya oleh pihak jembatan timbang. Namun terkadang diakuinya setelah ditimbang sopir truk  ini nakal mengisi muatan di perjalanan.

“Kalau sudah msuk pelabuhan kita kan tidak bisa menolak, seharusnya penindakan itu di jalan.  Truk yang melebihi kapasitas diturunkan muatan nya oleh jembatan timbang,” jelas dia.  Terkait sanksi dari BPTD terhadap oknum sopir nakal ini,  pihak BPTD kata dia tidak bisa memberikan sanksi sebab sanksi diberikan oleh jembatan timbang. (her)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments