Tuesday, June 25, 2024
Google search engine
HomeAsuransi5 EMERGING RISKS IN THE WOOD PULP AND PAPER INDUSTRY Examine how...

5 EMERGING RISKS IN THE WOOD PULP AND PAPER INDUSTRY Examine how fire risk engineering helps wood pulp risk managers navigate a hard market and retain more risk

5 EMERGING RISKS IN THE WOOD PULP AND PAPER INDUSTRY

Examine how fire risk engineering helps wood pulp risk managers navigate a hard market and retain more risks.

 

DATE: 11 JUL 2023

 

In an era of escalating risk profiles, hardening property insurance markets, and environmental unpredictability, resilience is the key to sustainability for the wood pulp and paper industry. As risk managers grapple with these challenges, they need innovative solutions – and fire risk engineering is taking a central role in this evolution.

1. Navigating a Hard Insurance Market

The property insurance market has become increasingly hard, with carriers consistently raising premiums and reducing capacity to cover large-scale industrial risks. This environment is especially difficult for businesses in areas prone to natural catastrophes like hurricanes, facing high premiums or even struggling to secure coverage.

In such circumstances, it’s crucial for risk managers to present their organization’s risk profile as best-in-class to insurers. Achieving this necessitates an industry-specific, comprehensive understanding of fire risks. Fire risk engineering can help by identifying problems with electrical systems, equipment breakdown, and natural hazard risks.

2. Growing Need for Business Continuity Planning

The concept of a resilient business has evolved; it’s no longer just about survival during adversity, but also about thriving despite supply chain issues or threats of business interruption. This shift has made business continuity planning paramount, particularly in the wood pulp and paper industry.

Fire risk engineering plays a pivotal role here. By identifying potential fire hazards and providing recommendations to mitigate them, it ensures business continuity and readiness to minimize business interruption possibilities.

3. Retaining Risk and Investing in Resilience

As insurance costs skyrocket, risk managers in the wood pulp and paper industry are increasingly considering self-insurance or other risk retention strategies. However, this requires a high degree of confidence in the organization’s risk control measures, resilience, and overall risk profile.

A fire risk engineering inspection provides the confidence needed by uncovering vulnerabilities and addressing them, allowing organizations to demonstrate their commitment to comprehensive risk management and sustainability.

4. Data, Analytics, and a Holistic View of Risks

Harnessing the power of data and analytics is crucial for making informed decisions. A fire risk engineering inspection generates a wealth of data, providing insights into potential vulnerabilities, patterns of risk, and the effectiveness of mitigation strategies. This data-driven risk management in the wood pulp and paper industry supports a holistic risk assessment, considering macroeconomic trends like supply chain volatility, limits of CBI insurance, and the increasing unpredictability of natural catastrophes due to climate change.

5. Adapting to Tech Innovation and Cybersecurity Threats

As technological innovation permeates the wood pulp and paper industry, cybersecurity threats and the associated machinery and equipment risks have emerged as significant risks. A fire could result not just from traditional hazards but also from cyber incidents affecting industrial control systems. A modern approach to fire risk engineering must consider potential cyber-physical threats.

In conclusion, fire risk engineering inspections are an invaluable tool for risk managers in the wood pulp and paper industry. They offer a detailed, data-driven understanding of fire risks, enabling organizations to enhance resilience, navigate challenging insurance markets, plan for business continuity, and adapt to emerging threats.

As the risk landscape becomes increasingly complex, it’s time to put fire risk engineering at the heart of your organization’s risk management strategy.

TÜV SÜD Global Risk Consultants is the leader in risk engineering for the wood products and pulp-and-paper industries, serving pulp and paper operations, sawmills, logging, wood and lumber remanufacturers, and more. We have delivered $20.7 billion in loss estimate reduction for our clients since 2004 in 13,306 recommendations. 

 

 

 

5 RISIKO YANG BARU MUNCUL DALAM INDUSTRI PULP DAN KERTAS

Kaji bagaimana rekayasa risiko kebakaran membantu manajer risiko pulp kayu menavigasi pasar yang sulit dan menahan lebih banyak risiko.

 

TANGGAL: 11 JULI 2023

 

Di era meningkatnya profil risiko, semakin ketatnya pasar asuransi properti, dan ketidakpastian lingkungan, ketahanan adalah kunci keberlanjutan industri pulp dan kertas kayu. Saat para pengelola risiko menghadapi tantangan-tantangan ini, mereka memerlukan solusi inovatif – dan rekayasa risiko kebakaran mengambil peran penting dalam evolusi ini.

1. Menavigasi Pasar Asuransi Keras

Pasar asuransi properti menjadi semakin sulit karena operator secara konsisten menaikkan premi dan mengurangi kapasitas untuk menanggung risiko industri berskala besar. Kondisi ini sangat sulit bagi dunia usaha di wilayah yang rentan terhadap bencana alam seperti angin topan, menghadapi premi yang tinggi, atau bahkan kesulitan mendapatkan asuransi.

Dalam keadaan seperti ini, penting bagi manajer risiko untuk menyajikan profil risiko organisasi mereka sebagai yang terbaik di kelasnya kepada perusahaan asuransi. Untuk mencapai hal ini diperlukan pemahaman yang komprehensif dan spesifik pada industri mengenai risiko kebakaran. Rekayasa risiko kebakaran dapat membantu dengan mengidentifikasi masalah pada sistem kelistrikan, kerusakan peralatan, dan risiko bahaya alam.

2. Meningkatnya Kebutuhan akan Perencanaan Keberlangsungan Bisnis

Konsep bisnis yang berketahanan telah berkembang; hal ini tidak lagi hanya tentang bertahan hidup di tengah kesulitan, namun juga tentang tetap berkembang meskipun ada masalah rantai pasokan atau ancaman gangguan bisnis. Pergeseran ini menjadikan perencanaan keberlangsungan bisnis menjadi hal yang sangat penting, khususnya di industri pulp dan kertas kayu.

Rekayasa risiko kebakaran memainkan peranan penting dalam hal ini. Dengan mengidentifikasi potensi bahaya kebakaran dan memberikan rekomendasi untuk mitigasinya, hal ini memastikan kelangsungan dan kesiapan bisnis untuk meminimalkan kemungkinan gangguan bisnis.

3. Menahan Risiko dan Berinvestasi dalam Ketahanan

Ketika biaya asuransi meroket, manajer risiko di industri pulp dan kertas kayu semakin mempertimbangkan asuransi mandiri atau strategi retensi risiko lainnya. Namun, hal ini memerlukan tingkat kepercayaan yang tinggi terhadap langkah-langkah pengendalian risiko, ketahanan, dan profil risiko organisasi secara keseluruhan.

Inspeksi rekayasa risiko kebakaran memberikan keyakinan yang dibutuhkan dengan mengungkap kerentanan dan mengatasinya, memungkinkan organisasi untuk menunjukkan komitmen mereka terhadap manajemen risiko komprehensif dan keberlanjutan.

4. Data, Analisis, dan Pandangan Risiko Secara Holistik

Memanfaatkan kekuatan data dan analisis sangatlah penting untuk mengambil keputusan yang tepat. Inspeksi rekayasa risiko kebakaran menghasilkan banyak data, memberikan wawasan tentang potensi kerentanan, pola risiko, dan efektivitas strategi mitigasi. Manajemen risiko berbasis data dalam industri pulp dan kertas kayu mendukung penilaian risiko holistik, dengan mempertimbangkan tren makroekonomi seperti volatilitas rantai pasokan, batasan asuransi CBI, dan meningkatnya ketidakpastian bencana alam akibat perubahan iklim.

5. Beradaptasi terhadap Inovasi Teknologi dan Ancaman Keamanan Siber

Seiring dengan masuknya inovasi teknologi ke dalam industri pulp dan kertas kayu, ancaman keamanan siber serta risiko mesin dan peralatan yang terkait telah muncul sebagai risiko yang signifikan. Kebakaran tidak hanya disebabkan oleh bahaya tradisional tetapi juga dari insiden dunia maya yang mempengaruhi sistem pengendalian industri. Pendekatan modern terhadap rekayasa risiko kebakaran harus mempertimbangkan potensi ancaman siber-fisik.

Kesimpulannya, inspeksi rekayasa risiko kebakaran merupakan alat yang sangat berharga bagi manajer risiko di industri pulp dan kertas kayu. Mereka menawarkan pemahaman yang terperinci dan berdasarkan data mengenai risiko kebakaran, sehingga memungkinkan organisasi untuk meningkatkan ketahanan, menghadapi tantangan pasar asuransi, merencanakan kelangsungan bisnis, dan beradaptasi terhadap ancaman yang muncul.

Ketika lanskap risiko menjadi semakin kompleks, inilah saatnya untuk menempatkan rekayasa risiko kebakaran sebagai inti strategi manajemen risiko organisasi Anda.

TÜV SÜD Global Risk Consultants adalah pemimpin dalam rekayasa risiko untuk produk kayu dan industri pulp dan kertas, melayani operasi pulp dan kertas, pabrik penggergajian kayu, penebangan kayu, remanufaktur kayu dan kayu, dan banyak lagi. Kami telah memberikan pengurangan perkiraan kerugian sebesar $20,7 miliar untuk klien kami sejak tahun 2004 dalam 13.306 rekomendasi.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments