Live Demo Ahok, Jakarta 04 November 2016 – Ingat Ya! Jaga Persatuan NKRI

0
371
Massa pendemo 4 November memadati Bundaran Patung Arjuna Wijaya alias Patung Kuda Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat (4/11/2016). detik.com

Berikut adalah situasi dan kondisi Aksi Demo Akbar yang digelar oleh berbagai ormas Islam yang mengatas namakan GERAKAN NASIONAL PENDUKUNG FATWA MAJELIS ULAMA INDONESIA yang disingkat dengan GNPF-MUI :

Amien Rais bergabung dalam aksi yang digelar oleh Gerakan Nasional Pendukung Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI) pada Jumat 4 November 2016 ini.

Foto: Gibran Maulana Ibrahim/detikcom
Foto: Gibran Maulana Ibrahim/detikcom

Mantan Ketua MPR yang mengenakan baju koko warna putih dan peci hitam ini memulai aksinya dengan berjalan kaki dari Kantor PP Muhammadiyah, Menteng, menuju Gedung KKP yang merupakan kantor Bareskrim Mabes Polri. – detik.com

Semangat Amien Rais Demo 4 November: Jalan Kaki dan Orasi Peringatkan Jokowi

Diduga Memprovokasi, Pria Berjaket Hitam Diserahkan ke Polisi

demo-fpi-04-nov
Suasana Aksi Bela Islam II di Silang Monas, Jakarta Pusat, Jumat (4/11). Foto: M Fathra Nazrul/JPNN.Com

Demo 4 November, Istana Dikepung Massa dari Empat Sisi

Ketua Umum Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab berada diatas mobil komando saat melakukan long march dikawasan Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, 4 November 2016. TEMPO/Dhemas Reviyanto
Ketua Umum Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab berada diatas mobil komando saat melakukan long march dikawasan Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, 4 November 2016. TEMPO/Dhemas Reviyanto

Puluhan Perwakilan Pendemo Diterima Istana

Fahri Hamzah Banggakan Parlemen Jalanan, Fadli Zon Minta Jokowi Datang

Fadli Zon dan Fahri saat demo 4 November (Foto: Agung Pambudhy)
Fadli Zon dan Fahri saat demo 4 November (Foto: Agung Pambudhy)

Sinyal di Lokasi Demo Dikacaukan, Handphone Tak Bisa Digunakan

JAKARTAUpaya mengamankan Aksi Bela Islam tidak hanya dengan mengerahkan ribuan personel TNI dan Polri.

Salah satu upaya dalam rangka mengamankan aksi unjuk rasa menuntut Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama diadili itu adalah dengan mengacak sinyal telepon seluler. Khususnya di kawasan ring 1 dari Istana Negara, telepon seluler sulit digunakan.

Terlihat ada beberapa anggota TNI mengarahkan perangkat elektronik ke atas. Meski sinyal penuh, tapi telepon seluler sama sekali tak bisa digunakan.

“Percuma ini. Gue ngirim berita lewat email blank. Biar ada sinyal internet juga gak akan bisa terkirim,” keluh salah satu pewarta yang bertugas depan kantor Kementerian Dalam Negeri, Jum’at (4/11).

Para demonstran juga susah menghubungi sanak saudara atau temannya untuk menanyakan kabar dan lokasi keberadaannya. Hingga saat ini, jammer signal masih bekerja.

Para jurnalis yang meliput hanya bisa menunggu hingga mendapat sinyal. Atau, terpaksa bergeser sampai handphone bisa dimanfaatkan. jppn.com

Berita yang lain Live Demo 04 November 2016… Updating….

editor: lea

Facebook Comments