Presiden Jokowi: Berantas Praktik Jual Beli Jabatan Aparatur Sipil Negara (ASN)

0
504
Ilustrasi: Bupati Klaten non aktif Sri Hartini meninggalkan Gedung KPK usai menjalani pemeriksaan di Jakarta, Rabu (18/1). KPK memperpanjang masa penahanan Sri Hartini yang tertangkap dalam operasi tangkap tangan (OTT) KPK untuk penyelesaian penyidikan kasus dugaan suap di jajaran Pemkab Klaten. Foto: Antara/Wahyu Putro A

JAKARTA — Presiden Joko Widodo mengingatkan para menteri Kabinet Kerja untuk memberantas tuntas praktik jual beli jabatan.

Presiden menyampaikan hal tersebut saat membuka rapat terbatas dengan sejumlah menteri di Kantor Kepresidenan, Rabu (18/1/2017).

Selain soal pemerataan aparatur sipil negara, Presiden menyoroti masih adanya praktik jual-beli jabatan dalam manajemen aparatur sipil negara (ASN). Bahkan, beberapa waktu lalu ada aparatur sipil negara yang terkena operasi tangkap tangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi.

“Saya ingin ingatkan agar praktik dalam proses pengurusan, pengangkatan ASN ini betul-betul hilang dan diberantas tuntas,” kata Presiden, Rabu (18/1/2017).

Akhir Desember silam, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Bupati Klaten Sri Hartini di rumahnya.

Lantas, KPK menetapkam Sri dan Kepala Seksi SMP Dinas Pendidikan Sumarlan sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap mutasi jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Klaten.

sumber: bisnis.com

 

Facebook Comments