BUMN Konstruksi: Info Proyek PTPP 2016

    0
    1214

    News – Market
    MARKET BRIEF: Laba PTPP Terbang 121%, DPR Setujui Rights Issue 4 BUMN
    Kamis, 25 Agustus 2016 08:35:33 WIB Alfin Tofler
    Bareksa.com – Berikut adalah intisari perkembangan penting di pasar modal dan aksi korporasi, yang disarikan dari media dan laporan keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia.
    Laba PTPP Terbang 121%
    PT PP (Persero) Tbk (PTPP) mencetak laba bersih Rp355 miliar atau naik 121 persen jika dibandingkan periode sama tahun sebelumnya. Lonjakan laba bersih ini dikarenakan melonjaknya pendapatan lain-lain hingga empat kali lipat. Selain itu, pertumbuhan pendapatan juga mencapai 50 persen, yakni sebesar Rp3,8 triliun pada periode kuartal kedua 2016. Marjin kotor dan marjin operasi menguat masing-masing 14,1 persen (16 bps) dan 11,7 persen (160 bps). Adapun marjin bersih menanjak 6,6 persen.
    Pendapatan divisi EPC perseoran naik empat kali lipat pada kuartal kedua menjadi Rp829 miliar seiring keberhasilan PTPP meraih proyek pembangkit. Selama kuartal kedua, pendapatan divisi konstruksi juga tumbuh 46 persen sebesar Rp2,5 triliun
    Rights Issue 4 BUMN
    Rapat kerja Komisi VI DPR menyetujui rights issue yang dilakukan oleh empat emiten BUMN, yakni PT Wijaya Karya Tbk (WIKA), PT Jasa Marga Tbk (JSMR), PT Krakatau Steel Tbk (KRAS), dan PT Pembangunan Perumahan Tbk (PTPP). Rights issue ini akan menjaga kepemilikan saham publik setelah keempat BUMN ini mendapatkan tambahan modal dari Penyertaan Modal Negara (PMN) dalam APBN-P 2016. Kepemilikan saham pemerintah di PT Wijaya Karya tetap 65,05 persen, PT Jasa Marga 70,00 persen, PT Krakatau Steel 80,00 persen, serta PT Pembagunan Perumahan 51,00 persen.
    Sebelumnya pemerintah telah menyetujui memberikan PMN untuk Wijaya Karya sebesar Rp4 triliun, PT PP Rp2,25 triliun, Krakatau Steel Rp1,5 triliun, dan Jasa Marga Rp1,25 triliun.

    Kontrak Baru PTPP Rp19,42 Triliun hingga Minggu Ketiga Agustus
    Selasa, 23 Aug 2016 16:06 WIB
    Metrotvnews.com, Jakarta: PT PP (Persero) Tbk (PTPP) membukukan perolehan kontrak baru per minggu ketiga Agustus 2016 dan carry over 2015 sebesar Rp58,42 triliun per minggu ketiga Agustus 2016.‎ Jumlah itu terdiri dari kontrak baru sebesar Rp19,42 triliun, dan carry over sebesar Rp39 triliun.
    “Kami masih optimistis melampaui target kontrak baru sebesar Rp31 triliun hingga akhir tahun ini. Dengan mengacu sampai akhir Juli 2016 perseroan sudah mencapai 62,65 persen dari total target yang ada hingga akhir 2016,” kata Direktur Utama PTPP Tumiyana, ‎ditemui usai RUPSLB perseroan di kantor pusat PTPP, Jakarta, Selasa (23/8/2016). …..

    Garap Tiga Proyek Jalan Tol, PTPP Kucurkan Rp51 Miliar
    Jumat, 10/06/2016 12:30 WIB
    Jakarta, CNN Indonesia — PT PP (Persero) Tbk (PTPP) memenangkan tender tiga proyek jalan tol dalam program percepatan infratruktur nasional dengan total nilai penyertaan Rp51 miliar.
    Agus Samuel Kana, Sekretaris Perusahan PTPP mengatakan, dalam proyek tersebut, perseroan akan melakukan penyertaan modal dan membentuk konsorsium dengan beberapa Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Adapun proses penandatangan akta pembentukan perusahaan patungan atau Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) sudah dilakukan pada 6 Juni 2016.
    “Penandatanganan kerjasama dengan pemerintah telah dilaksanakan tanggal 9 Juni kemarin bertempat di Istana Presiden Jakarta dan dihadiri langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo,” ujarnya dalam keterangan resmi, Jumat (10/6). …..

    Menang Tender Proyek BNI Tower, PT PP Lampaui Target
    Kamis, 07 April 2016 | 18:29 Email
    Jakarta – PT PP (Persero) Tbk, salah satu perusahaan konstruksi dan investasi terkemuka di Indonesia (Perseroan) telah ditunjuk oleh PT BNI (Persero), Tbk sebagai kontraktor Rancang Bangun proyek Gedung BNI 46 Jakarta. Proyek tersebut berhasil didapatkan Perseroan melalui proses tender yang ketat. Nilai kontrak baru tersebut mencapai Rp 790,5 miliar dengan masa pelaksanaan proyek selama 600 hari kalender. Peletakan batu pertama (ground breaking) proyek tersebut akan dilaksanakan tanggal 11 April 2016.
    Dengan diprolehnya proyek baru tersebut, Perseroan telah meraih kontrak baru sampai dengan akhir Maret 2016 sebesar Rp 4,17 triliun. Jumlah tersebut melampaui target yang ditetapkan perusahaan sebesar Rp 2,6 triliun. Dengan demikian, total order book sampai dengan akhir Maret mencapai Rp 43,2 triliun, termasuk carry over 2015 sebesar Rp 39 triliun. “Kontrak baru Perseroan sepanjang kuartal I 2016 mencapai 13,5% dari total target yang ditetapkan Perseroan sepanjang tahun ini, yakni Rp 31 triliun. Realisasi perolehan kontrak baru sampai dengan Maret 2016 melonjak 56% dari target yang telah ditetapkan oleh manajemen sebesar Rp 2,6 triliun” kata Bambang Triwibowo Direktur Utama Perseroan dalam keterangan tertulisnya yang diterima, Kamis (7/4).

    Baca juga:
    BUMN Konstruksi: Data Perolehan Proyek PT. Wijaya Karya

    Pastikan Anda Sudah Mengunduh Aplikasi cepamagz.com yang sudah tersedia di IOS dan Android

    cepamagzcepamagz

     

    Facebook Comments