Orchidee Ultime 2016

    0
    1667
    Piala Orchidée Reconnaissance Trophées

    Jakarta, 12 Oktober 2016

    PT. Ekakarya Graha Flora (Ekakarya) adalah perusahaan perkebunan anggrek yang sudah 20 tahun menjalani usaha di bidang florikultura. Perusahaan perkebunan Ekakarya telah medapatkan sertifikasi ISO dalam Quality Management System (QMS) dari badan sertifikasi SGS pada tahun 2006.

    Ekakarya bekerja sama dengan Ikatan Perangkai Bunga Indonesai (IPBI) dengan bangga mempersembahkan “Orchidée Ultime 2016“ yang akan diadakan pada hari Rabu, 12 Oktober 2016 yang bertempat di Function Hall, Mall Plaza Indonesia. IPBI sebagai partner yang berkomitmen secara total dalam pelaksanaan Orchidée Ultime 2016, adalah sebuah organisasi yang menjadi wadah para perangkai bunga Indonesia dan beranggotakan para perangkai bunga, florist, dan para pecinta bunga berkomitmen tinggi dan profesional di bidangnya.

    orchidee-203
    Proses penilaian para juri

    Orchidée Ultime 2016 adalah kompetisi nasional merangkai anggrek paling prestisius di Indonesia. Kompetisi ini terbuka bagi para perangkai bunga, florist, serta pecinta bunga. Pemenang pertama dalam kompetisi ini berhak atas gelar Créateur d’orchidées 2016 yang merupakan penghargaan tertinggi bagi perangkai anggrek di Indonesia. Pemenang pertama juga berhak atas piala Orchidée Reconnaissance Trophée, hadiah uang tunai, dan mendapatkan kontrak eksklusif dari Ekakarya selama 1 tahun.

    “Indonesia dikenal sebagai the home of orchid megadiversity. Ada berpuluh varietas untuk satu jenis Phalaenopsis atau Anggrek Bulan saja di Indonesia. Kompetisi ini diadakan selain untuk mengapresiasi para perangkai bunga Indonesia juga untuk mengingatkan dan mengukuhkan kembali Anggrek Bulan sebagai Bunga Nasional Indonesia.” ujar Marcella Yuni, Wakil Dirut Eka Karya Graha Flora, ketika ditemui di acara tersebut.

    orchidee-242_1
    Antusiasme para penonton menyaksikan jalannya babak kedua

    Hal itu yang menjadi gagasan utama diadakannya perhelatan ini. Orchidée Ultime adalah sebuah ajang untuk menjadikan bunga anggrek khususnya Anggrek Bulan (Phalaenopsis) menjadi identitas rangkaian bunga dari Indonesia. Selain itu juga memberikan inspirasi beragam design rangkaian menggunakan anggrek berkualitas terbaik dari Ekakarya yang akan memberikan sentuhan kesempuraan khas Indonesia.

    Dewan juri Orchidée Ultime 2016 menghadirkan perangkai bunga Top Indonesia, yakni
    Andy Djati Utomo S.Sn AIFD, CFD, Lily H. Sutanto BSc (hons) dan Yunita Ayukemala AIFD, CFD.
    Dan menghadirkan Natasha Roesli sebagai Host.

    Perhatian pada detail menjadi modal utama
    Perhatian pada detail menjadi modal utama

    Dari seluruh pendaftar, terjaring 15 perangkai bunga anggrek terbaik untuk mengadu kemahiran di ajang kompetisi nasional ini. Antusiasme terlihat dari para peserta untuk memperebutkan gelar Créateur d’Orchidées yang ditentukan dalam 3 babak dimana masing-masing babak menghasilkan sebuah rangkaian dalam batasan waktu tertentu. Adapun kriteria penilaian adalah tema dan kreatifitas, rangkaian, estetika warna an keterampilan profesional.

    Acara ini dibuka oleh ketua Perhimpunan Anggrek Indonesia (PAI) Ibu Rita Subowo, yang kemudian dilanjutkan dengan kompetisi awal dan diselingi dengan makan siang bersama. Rangkaian acara ini juga memberi nilai tambah kepada para penonton yang telah memberikan support dalam bentuk demo merangkai dari para Juri dan Host.

    Acara dibuka oleh ketua Perhimpunan Anggrek Indonesia (PAI) Ibu Rita Subowo
    Acara dibuka oleh ketua Perhimpunan Anggrek Indonesia (PAI) Ibu Rita Subowo

    Perhelatan ini juga didukung oleh para sponsor tanah air antara lain: Garuda Indonesia, Galuh Mas, Culture Royal, Metro TV, dan Kiehl’s.

    Orchidée Ultime ini merupakan persembahan dari Ekakarya yang nantinya akan kami laksanakan secara berkala untuk mendukung, menginspirasi dan memunculkan bakat‐bakat perangkai bunga muda khususnya perangkai anggrek di Indonesia. Komitmen ini adalah salah satu upaya untuk terus melestarikan Bunga Anggrek Phalaenopsis sebagai Bunga Nasional Bangsa kita ’ tutup Marcella Yuni.

    Terpilih sebagai Créateure d’Orchidées 2016 adalah Grace Yanuar yang berhasil mengalahkan 13 finalis lainnya. Di posisi kedua ada Sahrul Anwar, posisi ketiga ada Sindhunata Setiadharma. Pemenang Harapan 1 adalah Yohanes Wempy dan pemenang harapan 2 adalah Narsih.

    orchidee-735
    Rangkaian round table centerpiece karya Sahrul Anwar
    Seluruh peserta beserta dewan Juri dan tim Ekakarya
    Seluruh peserta beserta dewan Juri dan tim Ekakarya

    Tentang Eka Karya
    Eka Karya Graha Flora adalah produsen tanaman hias yang khusus mengembangkan budi daya bunga Phalaenopsis (anggrek bulan), Dendrobium, dan Anthurium. Memliki perkebunan di Cikampek dan Cipamingkis. Merupakan pemimpin pasar dalam menghasilkan bunga berkualitas. Produknya di ekspor ke mancanegara, dan juga dijual retail di Indonesia.

    Informasi lebih lanjut mengenai produk Eka Karya, kunjungi www.ekakarya.com

    Untuk informasi lebih lanjut, permintaan foto dan wawancara, hubungi:

    Howerd
    Sales Manager – PT. Ekakarya Graha Flora
    Mobile. 0821 1033 8183
    Email. h.howerd@yahoo.co.id

    Facebook Comments