Morning Report; Dollar Index menguat rupiah diperkirakan bergerak melemah

0
151
Golf Picture - CEPAgraM

Berita Global

·       Di tengah ketegangan soal Taiwan, juru runding perdagangan Amerika Serikat (AS) dan China bertemu di Shanghai pekan ini. Perundingan ini merupakan yang pertama sejak AS dan China sepakat melakukan gencatan senjata perang dagang pada pertemuan G20 bulan lalu.. (Bloomberg)

·      Trump desak The Fed melakukan lebih daripada sekedar pemotongan suku bunga rendah. (Kontan)

Berita Domestik

·         Dorong pertumbuhan ekonomi lebih tinggi, bunga acuan BI perlu turun lagi. (Kontan)

·         Dampak hard brexit bagi produk ekspor Indonesia ke Eropa. Eksportir Indonesia yang menjadikan Inggris sebagai export hub ke UE  harus melakukan efisiensi dengan mengalihkan jalur ekspornya, yang semula melalui Inggris, menjadi langsung ke UE. Akibatnya, jumlah ekspor ke Inggris bisa berkurang karena efisiensi tersebut. (Kontan)

·         Investasi langsung atau rill nampaknya cukup menggairahkan investor asing pada semester II-2019. BYD Co Ltd mengincar Indonesia untuk dijadikan sebagai negara basis produksi kendaraan listrik. Hyundai Motors Group dikabarkan akan membangun dua pabrik mobil listrik di Indonesia. Ketiga, Chef Executive Officer (CEO) SoftBank Masayoshi berencana akan menambah lagi untuk investasi baru sebanyak US$ 2 miliar. (Kontan)

Dollar Index menguat rupiah diperkirakan bergerak melemahDollar indeks diperkirakan naik ke level 98.1-98,2 terhadap pound sterling dan yen. Penguatan dollar ditopang oleh kemungkinan keluarnya Inggris dari Uni Eropa tanpa kesepakatan dengan Uni Eropa (hard brexit). Sementara itu yen melemah terhadap dollar disebabkan kemungkinan hasil rapat dewan gubernur Bank of Japan yang memungkinan untuk mempertahankan kebijakan suku bunga rendah sampai batas waktu yang belum ditentukan. Rupiah diperkirakan melemah akibat menguatnya indeks dollar AS tersebut. Rupiah kemungkinan melemah ke level Rp14.000/USD-Rp 14.100/USD.

Facebook Comments