MARKET REVIEW 02 SEPTEMBER 2019
Mengakhiri bulan September, IHSG ditutup tertekan -0.59% ke level 6.290,5 ditengah mixednya pergerakan Bursa Asia. Pasar masih mengantisipasi kelanjutan kondisi dagang AS-China, yang mana pengenaan tarif terhadap USD 125 miliar produk China telah berlaku efektif minggu kemarin. Indeks Sharia turut melemah ke level 192.1 (-0.4%), Rupiah relatif flat pada level Rp 14.194/Dolar AS (0.0%). Data pada pukul 16.15 menunjukkan harga emas menguat namun minyak melemah.
Investor Asing hari ini mencatatkan keseluruhan Net Sell sebesar Rp 98.8 miliar. Dimana pada Pasar Reguler, asing mencatatkan Net Sell sebesar Rp 72.7 miliar, sedangkan pada pasar Negosiasi mencatatkan Net Sell sebesar Rp 26.1 miliar. Net Sell Asing tertinggi pada pasar Reguler dicatatkan oleh saham BBCA (Rp 100.6 miliar), GGRM (Rp 35.4 miliar) dan SMGR (Rp 33.1 miliar). Sementara, Net Buy Asing tertinggi pasar Reguler dicetak oleh saham INCO (Rp 80.2 miliar), ANTM (Rp 70.4 miliar), dan BRPT (Rp 19.5 miliar). Pemberat indeks terbesar hari ini dicatatkan oleh sektor Consumer sementara penopang terbesar oleh sektor Mining. Top Lagging Movers emiten BBCA, HMSP, UNVR sementara Top Leading Movers emiten dicetak saham SMMA, BRPT, INCO.
JCI Index: 6,290.5 (-0.63%)
Market Cap: Rp 7,055.5 trillion
Baca juga ini: