“Kiat menghadapi masa pensiun pegawai”

0
268

Kiat menghadapi masa pensiun pegawai

Semua pegawai apapun jabatan yang didudukinya pasti akan mengalami masa pensiun, di perusahaan atau dikantor manapun, baik itu perusahaan milik pemerintah ataupun perusahaan milik swasta, terutama pada perusahaan-perusahaan swasta yang sudah menerapkan sistem manajemen sesuai dengan Undang-undang No. 40 tentang Perseroan Terbatas. Setiap perusahaan pasti sudah memiliki aturan masa pensiun pegawai walaupun aturannya berbeda-beda sesuai dengan kesepakatan kerjasama antara pihak Serikat Pekerja dengan Board of Director (BOD). Dalam tulisan ini saya tidak akan membahas mengenai aturan pensiun pegawai namun saya akan memberikan sedikit tips bagaimana cara mempersiapkan masa pensiun sejak awal agar pada waktunya nanti tidak terjadi yang namanya post power syndrome dan tidak terjadi kesulitan ekonomi dikarenakan sudah tidak mendapatkan pendapatan rutin setiap bulan.

Berikut ini beberapa resep untuk mempersiapkan diri yang harus dilakukan pada masa aktif bekerja dalam rangka menghadapi masa pensiun agar dapat menikmati masa pensiun dengan tenang dan nyaman bersama keluarga tercinta.

  • Menghargai bawahan/anak buah dan sesama rekan kerja.

Jika anda sebagai salah satu pegawai yang mempunyai anak buah atau bawahan di perusahaan tempat anda bekerja, maka hargailah bawahan anda, perlakukan mereka sebagai partner kerja, sering-sering berkomunikasi dengan mereka walaupun bukan membahas soal pekerjaan, buatlah para bawahan itu merasa dekat tetapi segan terhadap anda bukan membuat mereka takut terhadap anda, pedulilah terhadap kesulitan-kesulitan mereka dalam menghadapi pekerjaannya, jadikanlah mereka sebagai keluarga anda niscaya sampai kapanpun mereka akan tetap respect terhadap anda walaupiun anda sudah berstatus purna bakti. Bayangkan jika mereka tidak suka dengan cara prilaku kerja anda ketika anda aktif bekerja, maka anda akan kehilangan teman pada saat pensiun nanti.

  • Bersikap low profile. jujur dan tegas.

Jadilah pegawai yang patut untuk dicontoh oleh sesama atau oleh anak buah dengan tidak berlaku sombong, tidak angkuh, tidak merasa paling pintar, merasa sebagai atasan, suka under estimate terhadap orang lain dan disiplin terhadap aturan-aturan perusahaan untuk memberikan contoh terhadap orang lain. jauhi praktek KKN sehingga dengan begitu anda dapat bertindak tegas terhadap semua kesalahan-kesalahan yang dilakukan oleh bawahan anda. jika anda berlaku seperti tersebut diatas anda tidak perlu lagi untuk bersikap sok ingin dihormati, ingin dihargai oleh orang bawahan tetapi dengan sendirinya semua anak buah akan segan dan respect terhadap anda walaupun anda sudah tidak ada lagi di perusahaan tersebut.

  • Menjadi guru terhadap bawahan

Upayakan agar seluruh bawahan anda menjadi orang-orang yang qualified dalam bidang pekerjaannya dengan cara mempercayakan sebagian kecil kewenangan anda kepada mereka, selalu memberikan tuntunan sehingga semua bawahan anda merasa benar-benar dihargai dan merasa mempunyai guru di tempat pekerjaannya. Bahkan jika perlu anda bisa menjadi teman curhatnya, memang tidak mudah tapi percayalah bahwa mereka kelak akan mengenang anda sebagai The best Boss selama mereka bekerja.

  • Fokus dalam satu bidang pekerjaan.

JIka anda bekerja dalam bidang disiplin ilmu yang spesifik maka pertahankan tetap berada terus dalam bidang disiplin ilmu tersebut sampai level tertinggi, jangan tergiur dengan beralihnya bidang pekerjaan karena jika anda beralih maka keahlian anda tidak akan fokus dan anda akan ketinggalan info perkembangan kemajuan dari disiplin ilmu yang anda kuasai terdahulu. Jika anda fokus dalam satu disiplin ilmu tertentu niscaya pada saat purna bakti nanti anda akan banyak dicari orang yang membutuhkan ilmu yang anda kuasai untuk diterapkan di perusahaan-perusahaan lain baik itu sebagai pegawai atau sebagai konsultan pada perusahaan baru, tentu semua itu tergantung kepada hubungan baik pada saat anda aktif sebagai pegawai dengan relasi-relasi yang biasa anda hadapi di perusahaan anda.

  • Membuat perencanaan masa pensiun.

Membuat perencanaan untuk masa pensiun adalah yang paling penting, lebih awal membuat perencanaan pensiun tentu akan lebih baik, misalnya perencanaan keuangan untuk menghadapi pensiun dengan cara menabung untuk masa depan, asuransi kesehatan dan asuransi pendidikan untuk anggota keluarga atau merencanakan usaha baru ketika memasuki masa pensiun. Dari sini anda harus mulai berhitung, berapa gaji anda yang diperoleh setiap bulan, berapa untuk membayar asuransi, berapa banyak anda mampu menabung, berapa banyak Tunjangan Hari Tua yang akan anda terima nanti dan berapa besar uang pensiunan yang akan diterima nanti setiap bulannya, silahkan anda rencanakan sesuai kemampuan finansial anda semasa anda aktif menjadi pegawai.

itulah tips atau kiat dari saya untuk para pegawai perusahaan dalam rangka menyambut masa pensiunnya, dapat diyakinkan jika anda dapat menjalankan tips tersebut diatas maka anda akan terbebas dari yang namanya post power syndrome, maka persiapkan dari sekarang walaupun masa pensiun anda masih panjang, semakin panjang waktu persiapan maka masa hari tua anda kelak akan semakin terasa nikmat, jangan lupa untuk taat beribadah dan rajin berdo’a agar masa hari tua dapat anda hadapi dengan tenang dan damai.

Semoga bermanfaat.

 

oleh ; Bahar

 

Facebook Comments