IHSG berpotensi kembali melemah

0
13

Highlights

·         JSMR                     : Obligasi Diburu Investor

·         HEAL                     : Hermina Pangkas Target Emisi Obligasi

·         TBIG                      : Selesaikan Penerbitan Obligasi IDR 700 Miliar

PSBB DKI, IHSG berpotensi kembali melemah

Pasar saham AS terdorong oleh saham teknologi. DJIA +1.6% ke level 27,940; S&P500 +2.01%; dan Nasdaq +2.71%. Harga minyak WTI berada pada level USD 37.7 dengan Brent USD 40.5 dan emas USD 1,955. Dari sisi regional, inflasi China per Aug-20 tercatat sebesar 2.5% (cons 2.4%; Jul-20 2.7%). Sementara rilis data AS mendatang adalah Initial Jobless Claims AS per 5 Sep (cons 846 ribu; prev 881 ribu).

Indeks EIDO -1.04% dan IHSG Rabu ditutup -1.81% menjadi 5,149 dengan pemberat saham BBRI, BBCA dan BMRI. Net sell asing pada pasar regular mencapai IDR 519 miliar. Saham dengan nilai net sell asing tertinggi di pasar reguler dicetak oleh oleh BBRI (IDR 128.5 miliar),  BMRI (IDR 89.4 miliar), dan TLKM (IDR 83 miliar) sementara net buy dicatatkan oleh TOWR (IDR 40.4 miliar),  CTRA (IDR 13.2 miliar), dan TBIG (IDR 12.1 miliar).

Retail Sales Indonesia per Jul-20 diumumkan kemarin (9/9) dengan pelemahan -12.5% YoY atau membaik dari Jun-20 -17.1%. Kami memperkirakan pergerakan IHSG hari ini akan lebih di dominasi oleh berita domestik. Semalam Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengumumkan rem darurat atau pemberlakuan kembali PSBB di Jakarta per 14 Sep atau Senin depan. Hal ini dapat memberikan sentimen negatif bagi sektor retail serta F&B yang bisnisnya baru menguat selama pelonggaran PSBB beberapa bulan terakhir. Selain itu, sektor transportasi, hotel dan pariwisata serta toll road berpotensi kembali melemah seiring minimnya demand.

Facebook Comments