Proyek Jalan Lingkar Kendari Diyakini Tingkatkan Ekonomi Masyarakat

0
239

Proyek Jalan Lingkar Kendari Diyakini Tingkatkan Ekonomi Masyarakat

Konstruksi Media – Kegiatan pembangunan dan pemeliharaan jalan arteri nasional selain jakan tol oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) merupakan upaya pemerintah untuk terus meningkatkan konektivitas antar pusat pertumbuhan ekonomi di berbagai daerah.

Hal itu guna memangkas biaya logistik agar daya saing produk Indonesia meningkat, salah satunya Jalan Lingkar Kota Kendari di Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, peningkatan aksesibilitas serta konektivitas jaringan infrastruktur jalan untuk memberikan kelancaran, keselamatan, keamanan, juga kenyamanan perjalanan pengendara.

“Akses jalan yang semakin baik akan menunjang perekonomian masyarakat di kawasan sekitar,” ujar Basuki dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Selasa (29/6/2021).

Senada juga disampaikan Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sulawesi Tenggara Yohanis Tulak Todingrara. Dia menyebut, pembangunan Jalan Lingkar Kota Kendari dengan total panjang sekitar 33,00 km bertujuan untuk membagi volume kendaraan yang akan melintasi Kota Kendari, khususnya dari Pelabuhan Kendari ke Pusat Kawasan Industri Konawe, serta akses menuju ke Bandara Haluoleo dari Kabupaten Konawe dan Konawe Utara.

Jalan lingkar Kendari, kata Tulak, akan menghubungkan Jembatan Teluk Kendari – Pelabuhan Bungkutoko (New Port Kendari) – Kawasan Industri Konawe di Morosi, mendukung angkutan logistik untuk kebutuhan masyarakat  maupun untuk pembangunan daerah di Provinsi Sulawesi Tenggara.

“Pertumbuhan lalu lintas di Kota Kendari yang merupakan Ibu Kota Provinsi Sulawesi Tenggara cukup besar, dimana angkutan logistik yang masuk dan keluar Kota Kendari melewati jalan dalam kota Kendari sehingga kerap menyebabkan kemacetan dan berpotensi menyebabkan kecelakaan akibat jalan umum yang relatif belum standar, maka Kementerian PUPR, Pemeritah Provinsi Sultra dan Pemerintah Kota Kendari membangun Jalan Lingkar Kota Kendari,” kata Tulak.

“Pada tahun 2019 hingga 2020 Pemkot Kendari telah melaksanakan lanjutan pembangunan sekitar 8 km dengan kontrak tahun jamak namun akibat Pandemi Covid 19 pekerjaan tersebut direfocusing akhirnya pekerjaan tersebut tidak selesai, sehingga masih tersisa sekitar 22 km yang belum teraspal.  Pada tahun 2021 hingga 2022, Kementerian PUPR akan melaksanakan pembangunan jalan sepanjang 14 km,” tambahnya

Lebih lanjut Tulak menututkan, saat ini pembangunan Jalan Lingkar Kota Kendari sepanjang 14 km sudah dimulai oleh BPJN Sulawesi Tenggara menggunakan anggaran APBN senilai Rp 69,27 miliar dengan kontrak tahun jamak yang dikerjakan oleh Penyedia Jasa PT.Usaha Subur Sejahtera, dan ditargetkan pengerjaan hingga tuntas atau selesai 100 % pada Tahun 2022.

“Progres konstruksinya sudah masuk pekerjaan penyiapan badan jalan, galian saluran drainase dan Agregat kelas A. Jalan lingkar tersebut dibangun dengan lebar aspal 7 meter,” pungkasnya.

Diharapkan, dengan adanya jalan lingkar tersebut, kondisi jalan dalam kota Kendari juga bisa lebih awet, karena kendaraan besar memiliki jalur alternatif. Sehingga pada akhirnya diharapkan juga akan menekan angka laka lantas di jalur tersebut.

Untuk diketahui, pembangunan jalan lingkar tersebut telah diinisiasi sejak tahun 2016 berupa kegiatan studi kelayakan, AMDAL dan penyusunan DED. Pada tahun 2018 sampai tahun 2019, dimulai pembebasan lahan dan pelaksanaan fisik berupa perkerasan aspal oleh Pemkot Kendari sekitar  12.24 km.

Dengan keberadaan jalan lingkar tersebut nantinya juga akan memberikan dampak positif peningkatan ekonomi masyarakat setempat lewat pemerataan pembangunan dengan membuka peluang-peluang usaha, seperti membuka warung, restoran, dan usaha-usaha ekonomi baru.***

 

IKONOA CII Ambassador ONLINE Learning Series 4 – Bedah Polis CECR – Civil Engineering Completed Risks – Rabu, 09 Juni 2021 – 14:00 – 16:30

WDA – Pelatihan ONLINE – Polis CECR(Civil Engineering Completed Risks) – 31 Maret 2021 | 0900 – 1200 | POJK no. 44/2020

 

 

CEPAJASA dan Asuransi BOSOWA mengadakan PELATIHAN Asuransi INFRASTRUKTUR Polis CECR – Civil Engineering Completed Risks dan Implementasinya

 

PSM Workshop – Analisis Asuransi Infrastruktur Polis CECR Munich Re + Sub-limit + Endorsement 1000 dan Aplikasinya | Puri Denpasar, Jakarta – Kamis, 20 Februari 2020

 

 

 

Facebook Comments