Kebakaran Lini Pabrik di Batam, Induk PCI Kehilangan Aset Rp1,37 Triliun

0
1246

Kebakaran Lini Pabrik di Batam, Induk PCI Kehilangan Aset Rp1,37 Triliun

PT PCI Elektronik Internasional Kebakaran
PT Elektronik Internasional Panbil yang berada di Muka Kuning, Kota Batam, Kepulauan Riau terbakar hebat pada Selasa 7 Juni 2022. (Foto: gokepri/Engesti)

Batam (gokepri.com) – Kebakaran pabrik PT PCI Elektronik Indonesia di Panbil Industrial Estate Kota Batam pada awal Juni 2022 berdampak pada laporan keuangan induk perusahaan.

Celestia Inc., induk perusahaan PT PCI Elektronik International mencatatkan penurunan nilai aset hingga USD92 juta atau setara Rp1,37 triliun.

 

Kebakaran Hebat Landa PT PCI Batam, Polisi Pastikan Tidak ...

 

Dalam laporan keuangan Celestia yang dirilis pada 25 Juli 2022, penurunan nilai aset itu mencakup inventory atau bahan baku, gedung pabrik dan perlengkapan yang habis dilalap api pada kebakaran pada malam hari tersebut.

 

 

Laporan itu diumumkan dalam outlook 2022 milik Celestia yang diserahkan ke otoritas bursa saham New York Stock Exchange (NYSE) dan Torono Stock Exhange (TSX). Celestia tercatat sebagai perusahaan publik di dua bursa saham tersebut dengan kode CLS. Sedangkan PT PCI Elektronik Indonesia tercatat sebagai salah satu lini bisnis Celestia yang bergerak di bidang manufaktur dan elektronik.

Meski terjadi penurunan aset di Batam, Celestia optimistis prospek bisnisnya tetap cerah dalam laporan outlook 2022. CLS mencatatkan pendapatan USD1,72 miliar pada kuartal kedua 2022, meningkat 21 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.

“Kami senang melaporkan bahwa ada performa meningkat pada kuartal 2022 seiring momentum positif kinerja kami, ” ungkap Presiden dan CEO Celestia Rob Mionis, dikutip dari Financialpost.com, Senin 25 Juli 2022.

 

PT PCI Elektronik Internasional Batam Ludes Terbakar - Terdepan.co.id

 

Namun perseroan tetap mengantisipasi dampak dari kebakaran lini pabrik di Batam sekalipun biaya pemulihan PCI ditangani pihak asuransi.

Dalam laporan keuangannya, CLS menyebut kebakaran PCI berdampak minimal kepada keuangan Celestia meski baru belum diaudit. Tapi Celestia tetap mengantisipasi gangguan produksi lebih parah hingga berdampak pada laporan keuangan akibat kebakaran ini.

Kebakaran pabrik PCI di Panbil Batam berdampak pada gangguan suplai yang harus ditunda karena pabrik dalam proses pembangunan ulang sehingga pendapatan dari lini di Batam terpaksa dimasukkan dalam keuangan 2023.

Laporan keuangan Celestia mencatat ada pendapatan kurang dari USD100 juta yang tertahan karena pabrik PCI kebakaran. Hanya saja Celestia belum bisa memperkirakan kapan pabrik ini bisa beroperasi kembali.

 

 

Masih berdasarkan laporan keuangan Celestia, peristiwa kebakaran pabrik PCI dimasukkan dalam keterangan mereka.

Kebakaran PT PCI terjadi pada 7 Juni 2022, malam hari. Kebakaran menghanguskan bahan baku, merusak pabrik dan perlengkapan. Produksi PCI lalu dihentikan. PCI baru bisa beroperasi kembali berdasarkan keputusan pihak asuransi.

Kadisnaker Batam Sebut Proses Produksi PT PCI Panbil Masih Tertunda Pasca Kebakaran

Kepala Dinas Tenaga Kerja (Kadisnaker) Batam, Rudi Sakyakirti di PT PCI Elektronik Panbil yang terbakar, Selasa (7/6/2022) malam.

Disnaker Batam Sarankan Pekerja PT PCI Elektronik Diliburkan ...

Nasib Karyawan

Sehari setelah peristiwa kebakaran, ribuan karyawan sif pagi datang ke lokasi pabrik PCI. Ribuan Karyawan PT PCI Elektronik ini cemas dengan nasib mereka. Sebab, akibat kebakaran itu jam kerja mereka dipotong.

“Jam kerja di potong gaji dipotong kemungkinan gaji dipotong juga bang,” kata salah satu karyawan bernama Desi, Rabu 8 Juni 2022.

 

 

Desi mengatakan saat ini dirinya dan rekan kerja lainnya sedang mempertanyakan status kejelasan nasib mereka.

“Kabarnya diliburkan. Tapi ini ditanya dulu,” kata dia. Ia berharap ada solusi pasti terkait status kerja mereka.

Untuk informasi, Perusahaan PCI merupakan salah satu perusahaan besar berskala internasional yang memproduksi alat elektronik seperti PCB, PCI, elektronil, LCD, mekanikal dan elektronik lainnya.

Maka tak heran, perusahaan itu mempekerjakan sebanyak 2.800 orang setiap harinya dengan pembagian waktu kerja hingga tiga shift.

PT PCI Elektronik Internasional adalah anak perusahaan PCI Limited yang berinduk lagi ke Celestia. PCI bergerak di bidang manufaktur elektronik dengan pengalaman selama 25 tahun.

PCI Limited menawarkan jasa untuk OEM global, layanan desain dan manufaktur diberbagai bidang seperti otomasi, otomotif, telekomunikasi, dan medikal.

Berawal dari perusahaan manufaktur PCB, PCI terus berkembang hingga saat ini memberi penawaran jasa dibidang manufaktur elektronik dan LCD.

Kebakaran Lini Pabrik di Batam, Induk PCI Kehilangan Aset ...

Facebook Comments