IHSG Berpotensi Melemah Mengikuti Pelemahan Bursa Regional Pagi Ini Dan Jumat Lalu

0
87

Highlights

·   Perbankan   : Relaksasi untuk kredit konsumsi berupa subsidi bunga

·   PGAS            : Laba Bersih 1Q20 Turun -26.6% yoy

·   Poultry        : Permintaan Ayam Tetap Turun

·   TOWR          : Peringkat Hutang Anak Usaha Naik

·   ADHI             :1Q20 Pendapatan naik 31,7%, Laba Bersih turun -80,7% yoy

IHSG Berpotensi Melemah Mengikuti Pelemahan Bursa Regional Pagi Ini Dan Jumat Lalu

Hari Jumat minggu lalu Dow melemah -2,6%, S&P 500 turun -2,8% dan Nasdaq turun tajam -3,2%. Walaupun demikian Dow masih mencatatkan kenaikan sekitar +28% dari titik terendahnya tahun ini di 23 Maret. Begitu pula S&P 500 dan Nasdaq yang juga telah menguat sekitar +27% dan 25% di periode yang sama. Sementara itu angka pengangguran di AS telah menembus 30 juta hanya dalam waktu 6 minggu, sedangkan pengeluaran konsumen (consumer spending) turun -7,5% mom di Maret. Hal ini kurang baik dan krusial karena 70% ekonomi AS bergantung pada pengeluaran konsumen.

Sementara itu negara-negara Eropa pengguna Euro mencatatkan kontraksi PDB sebesar -3,8% qoq di 1Q20, sekaligus merupakan kontraksi terbesar sejak perhitungan dimulai di 1995. Sebagian kecil bursa di Asia juga melemah pada hari Jumat, sedangkan mayoritas pasar tutup memperingati hari buruh. Nikkei melemah -2,8% dan Australia turun -4,2%.

Di Indonesia, hari Kamis ditutup dengan IHSG ditutup naik +3.26% ke level 4,716.4. Investor asing juga mencatatkan Net Buy pada pasar reguler sebesar Rp669.5 miliar namun Net Sell pada pasar negosiasi senilai Rp237.7 miliar. Sementara jumlah kasus COVID-19 yang sudah ditutup terhadap total kasus saat ini mencapai 24%.

Pagi ini Kospi dibuka melemah -2,5% dan Dow Futures saat ini melemah -1,5%. Kami memperkirakan IHSG berpotensi melemah hari ini mengikuti pelemahan bursa regional pagi ini dan Jumat lalu.

Facebook Comments