Pemerintah Siap Buka Keran Investasi Pembangunan Jalan Tol Baru | Biaya Konstruksi Jalan TOL

0
172

Pemerintah Siap Buka Keran Investasi Pembangunan Jalan Tol Baru

Jalan tol ini juga akan menjadi jalan akses utama ke Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Bitung dan Pelabuhan Internasional Bitung yang akan dibangun.

Jalan tol ini juga akan menjadi jalan akses utama ke Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Bitung dan Pelabuhan Internasional Bitung yang akan dibangun. (Dok. Kementerian ATR/BPN)

Kompas.com – 07/05/2019, 21:37 WIB

Penulis Dani Prabowo | Editor Hilda B Alexander
JAKARTA, KOMPAS.com – Pemerintah membutuhkan anggaran sekitar Rp 671,8 triliun untuk merealisasikan rencana jangka panjang pembangunan tol baru sepanjang 4.479,33 kilometer.
Namun, dana yang dimiliki pemerintah terbatas. Untuk menyiasatinya, pemerintah membuka keran investasi guna memenuhi kebutuhan anggaran yang diperlukan. “Kalau masalah pembiayaan pemerintah tidak sanggup, ya otomatis sharing risk dengan investor,” kata Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR Sugiyartanto kepada Kompas.com, Senin (29/4/2019) lalu.
Untuk diketahui, biaya pembangunan jalan tol per kilometer menelan biaya berkisar antara Rp 120 miliar hingga Rp 150 miliar.
Dengan asumsi, tergantung dari tingkat kesulitan pada saat pembangunan tersebut dilaksanakan. “Dikali saja. Misalnya, suatu investasi satu kilometer jalan tol (yang terdiri atas) empat lajur dua arah, di tahap awal itu sekitar Rp 120 miliar hingga Rp 150 miliar, dengan kombinasi jembatan,” tutur Sugiyartanto.
Adapun terkait pengembangan jalan tol baru tersebut, ia menambahkan, di luar rencana penyelesaian yang telah masuk ke dalam pipeline hingga 2024.
Berikut rencana pengembangan jaringan jalan tol baru di Tanah Air:
Sumatera
  • Operasi: 277,29 kilometer
  • Konstruksi dan lahan : 1.297,3 km
  • Sampai 2019 : 262,1 km
  • 2020-2024 : 1.096,2 km
  • Program selanjutnya : 974,8 km

 

Kalimantan

  • Operasi : belum ada
  • Konstruksi dan lahan : 99,6 km
  • Sampai 2019 : 99,6 km
  • 2020-2024 : belum ada
  • Program selanjutnya : 1.117,8 km

 

Jawa
  • Operasi: 1.439,7 km
  • Konstruksi dan lahan : 787,7 km
  • Sampai 2019 : 242,3 km
  • 2020-2024 : 545,4 km
  • Program selanjutnya : 1.882,86 km

 

Sulawesi
  • Operasi : 17,65 km
  • Konstruksi dan lahan : 39 km
  • Sampai 2019 : 25,5 km
  • 2020-2024 : 13,5 km
  • Program selanjutnya 188,24 km

 

Bali
  • Operasi : 10,07 km
  • Konstruksi dan lahan: belum ada
  • Program selanjutnya : 238,29 km

 

NTB
  • Operasi : belum ada
  • Konstruksi dan lahan : belum ada
  • Program selanjutnya : 77,34 km

Pelatihan Risiko dan Asuransi Terkait:

https://cepagram.com/index.php/2020/08/22/wda-pelatihan-online-road-construction-operational-risks-insurance-risiko-pembangunan-dan-operasional-jalan-dan-asuransinya-23-september-2020/

https://cepagram.com/index.php/2020/06/30/wda-webinar-faulty-design-dalam-asuransi-konstruksi-car-rabu-08-juli-2020-0900-sd-1200/

 

https://cepagram.com/index.php/2020/09/09/lpma-trisakti-webworkshop-insurance-advanced-series-bedah-polis-asuransi-cecr-munich-re-wording-selasa-29-09-2020-pukul-0830-1130/

 

Facebook Comments