“Catatan dari beberapa perhelatan turnamen golf sehari”

0
37

Dari turnamen-turnamen golf sehari yang sering diselenggarakan oleh beberapa club golf atau komunitas golf, penulis mendapat beberapa catatan tentang turnamen tersebut antara lain :

Pada umumnya tujuan turnamen sehari yang dilaksanakan club golf atau komunitas golf bukan murni bertujuan untuk adu prestasi para golfer amatir, tetapi lebih tertuju kepada bisnis atau event perayaan bagi club atau komunitas golf penyelenggara turnamen tersebut, pada turnamen golf ini tidak pernah menggunakan pengawas pertandingan bahkan aturan golf yang berlaku juga sering diabaikan, contoh kecil saja dalam hal penulisan skor hasil pertandingan dilakukan tidak pernah sesuai standar pencatatan skor hasil pertandingan yang sesuai dengan aturan yang berlaku dan banyak lagi aturan-aturan golf yang diabaikan oleh para peserta turnamen dan hal tersebut tidak menjadi perhatian panitia penyelenggara turnamen walaupun dalam ketentuan pertandingan yang dibagikan kepada para peserta turnamen oleh panitia selalu ditulis bahwa aturan pertandingan mengikuti aturan yang berlaku dan merujuk kepada peraturan golf R&A, namun faktanya itu hanyalah basa-basi semata.

Turnamen golf sehari yang saat ini sangat marak dilaksanakan oleh club atau komunitas pada hampir setiap akhir pekan di setiap lapangan selalu penuh diikuti oleh banyak peserta dengan harga undangannya cukup fantastis dengan daya tarik nya adalah Grand Lucky Draw yang tinggi nilainya, Hole in One yang mewah, hiburan yang semarak bahkan sampai jenis goody bag yang lumayan bernilai.

Sistem pertandingan yang digunakan pada hampir semua turnamen golf sehari adalah sistem 36, sistem tersebut digunakan dengan alasan setiap peserta tidak memiliki kartu handicap, alasan ini memang sangat ironis karena para peserta turnamen itu rata-rata sebagai anggota club yang terdaftar di PGI.

jika dilihat dari fakta-fakta tersebut diatas maka dapat disimpulkan bahwa jenis turnamen  sehari tersebut sama sekali tidak ada kontribusinya untuk kemajuan golf secara prestasi, turnamen-turnamen tersebut memang sangat bermanfaat bagi para pengusaha apparel golf dan pengusaha lapangan golf karena dari turnamen-turnamen seperti itu lapangan golf dapat pemasukan yang cukup besar guna menambah pundi-pundi pendapatannya.

Jika kegiatan club-club yang terdaftar sebagai anggota PGI hanya memiliki aktifitas kegiatan berupa penyelenggara turnamen golf sehari serta tidak memiliki atlet binaan maka dapat dipertanyakan apa kontribusi club-club golf di Indonesia ini guna mendukung kemajuan prestasi atlet golf nasional, sementara suara-suara dari kebanyakan club-club yang terdaftar sebagai anggota PGI mempertanyakan sampai dimana PGI memberdayakan club-club anggotanya agar club-club anggotanya merasa dilibatkan dalam kegiatan PGI secara rutin dan bukan hanya sekedar untuk pendulangan suara tatkala ada perhelatan pemilihan ketua PGI. hmmmm…… bagaikan ayam dan telur, mana yang lebih duluan ??

Merujuk kepada catatan-catanan tersebut diatas, diharapkan semua club-club golf maupun komunitas golf baik yang terdaftar ataupun yang belum terdaftar sebagai anggota PGI agar dapat dapat menertibkan anggotanya dengan mewajibkan kepada anggotanya untuk memiliki kartu handicap dan seluruh penyelenggara turnamen sehari agar lebih konsen terhadap aturan-aturan golf yang berlaku, sehingga pada turnamen golf sehari yang diselenggarakan oleh club maupun komunitas dapat lebih tertib dan dapat menciptakan insan-insan golf yang lebih beretika.

Bahar

Facebook Comments